Kejar Akreditasi Internasional, FK UB Gelar Simulasi Kebakaran


BERKOBAR: Simulasi kebakaran digelar di halaman FK UB dengan menggandeng PMK Kota Malang, kemarin. (Foto Shinta/Malang Post)


MALANG - Api berkobar di halaman depan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB) siang kemarin (1/8/16). Api tersebut menyembur dari sejumlah tong besar, sementara para petugas pemadam kebakaran (PMK) sigap melakukan aksi pemadaman. Terlihat pula para staff FK UB program Pasca Sarjana Biomedik berupaya menyemprotkan slang air untuk memadamkan api.
Kejadian tersebut adalah rangkaian simulasi kebakaran yang digelar FK UB. Petugas PMK ini membuat simulator api yang berkobar, seolah terjadi kebakaran, kemudian para peserta belajar untuk memadamkan dengan menyemprotkan selang air.
“Tentu saja praktik sesuai dengan teori yang sudah disampaikan, jika tidak benar sesuai teori bisa jadi api malah besar dan susah mati,” ungkap Dr. Siwipeni Irmawati Rahayu, .M. Biomed ketua pelaksana kegiatan akreditasi internasional.
Menurutnya, acara ini digelar untuk memenuhi persyaratan akreditasi tingkat ASEAN AUN- QA (Asean University Quality Assurance). Kampus bekerja sama dengan PMK Kota Malang untuk membantu proses pelaksanaan ini.
Peserta yang mengikuti simulasi ini adalah dari dosen, mahasiswa, staff administrasi, tenaga laboratorium dan para penjaga ruang.
“Sebelumnya memang akreditasi kita sudah A untuk nasional, namun untuk meningkatkan kualitas kita perlu untuk juga mempunyai standar akreditasi kualitas tingkat internasional,” ujar Dr. Siwipeni Irmawati Rahayu, .M. Biomed ketua pelaksana kegiatan akreditasi internasional.
Siwipeni mengatakan, sebagai orang di industri kesehatan bisa belajar untuk mempraktikkan emergency jika terjadi di dalam gedung. Menurutnya keamanan adalah ujung tombak untuk menyikapi kejadian apapun terkait dengan kecelakaan.
“Emergency ini sangat perlu, terutama dalam dunia kesehatan kita ingin para staff di program pasca sarjana biomedik bisa membentengi diri dan staff melalui latihan emergency ini,” bebernya. (mgb/oci)