KPK Pantau Dana Pendidikan di Malang

MALANG - Perwakilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengunjungi Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Malang, kemarin. Kunjungan dilakukan dalam rangka menindak-lanjuti kesepakatan antara KPK dengan kabupaten dan kota setempat. Farid Candika dan Chadra Septina, mewakili KPK mengatakan, kedatangan mereka ke Dindik adalah dalam bentuk monitoring, sekaligus memantau tindak pemberantasan korupsi di Kota Malang, terutama di dunia pendidikan. “Kita masih memantau, sebelum nanti di akhir tahun ada evaluasi, jadi kalau ada kesulitan kita bisa bergegas membantu,” katanya. Sebelum menyempatkan mampir ke Kota Malang, Farid telah melakukan monitoring ke beberapa kota sebelumnya seperti Bandung, Cimahi, Jogja dan Kupang. Adapun hal yang menjadi point penting dari kesepakatan tupoksi awal adalah pengawasan dana pendidikan. Hasilnya, kata Farid, sudah ada beberapa rencana aksi sebesar 80 persen yang terimplementasi dengan baik, “Kami juga menggandeng inspektorat juga. Syukur kalau di Malang komunikasi lebih baik antara Dinas Pendidikan dan Inspektorat,” katanya. Di akhir tahun, lanjut Farid, pihak direktorat akan mengadakan evaluasi terakhir, berdasarkan pada pengaduan laporan. Tak berhenti sampai disitu, guna menangkal segala bentuk korupsi semenjak dini, pihaknya sudah bekerjasama dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dengan membuat komik, untuk bacaan anak, mulai jenjang TK hingga SMA dan SMK. “Kami masih intens perhubungan dengan kementerian untuk membuat konsep tentang nilai-nilai kejujuran,” katanya. Farid mengatakan, dalam buku komik tersebut, mencatumkan materi yang berbeda-beda pula, antara setiap jenjang. (nia/oci)