Kreasi Ikan Tuna, Siswa SMKN 3 Raih Emas


MALANG - Siswa kelas XII Jurusan Tata Boga SMKN 3 Malang Budhi Dharmawan WH sukses meraih medali emas di ajang kompetisi Chef Muda tingkat Jawa Timur. Acara tersebut digelar Indonesian Chef Assosiation (ICA) pada (11/8/16) di Surabaya. Budhi berhasil memanjakan lidah dewan juri berupa sajian kuliner khas Jawa Timur yaitu ikan tuna bumbu lodho, yang ia beri nama “Casablanca Bumbu Lodho”.
“Temanya memang seafood, dan penyajiannya bebas. Saya buat penyajian seperti menu hotel yang mewah,” ujarnya.
Casablanca identik dengan sebuah terowongan, karena itulah ia membentuk ikan tuna menyerupai terowongan. Ia lalu menambah daun kenikir yang ditatanya menyerupai rerumputan. Sajian tersebut makin menawan dengan  siraman bumbu lodho berwarna coklat yang menyerupai tanah.
Tak hanya mampu menyajikan makanan dengan tatanan yang menarik, siswa yang tinggal di Tunggulwulung ini juga mampu menyuguhkan makanan dengan komposisi seimbang. Kadar gizi serta kalori yang disajikan cukup untuk dibutuhkan oleh tubuh.  Berkat itu pula, ia bisa mendapatkan point nilai tertinggi.
“Menurut juri, makanan saya keseimbangan kadarnya cukup. Memang saya menakar semuanya sesuai dengan ilmu yang juga saya dapatkan,” jelasnya.
Selain dari komposisi yang pas, dan sudah pasti rasa yang menurut tim juri mantap, hal lain yang berhasil menarik perhatian juri adalah bentuk penyajian yang rapi. “Tim juri mengatakan, performa saya pada saat memasak dirasa bagus, dan teknik yang saya gunakan juga rapi, mulai dari mencincang, mengiris tipis, dan memisahkan duri dari daging,” ulas Budhi sambil mencoba mempraktikkannya.
Pemuda bertubuh tambun ini mengatakan, jika dalam performanya ia juga berhasil memanage waktu dengan baik. Dalam waktu 60 menit yang diberikan tim juri, ia berhasil menyelesaikan masakan dalam waktu 40 menit dengan dua porsi main course yang ia sajikan.
“Sisa waktu 20 menit saya buat untuk beres-beres dan merapikan serta membersihkan dapur,” kata dia bercerita.
Budhi berharap, medali emasnya yang kini ia kantongi sebagai langkah awal untuk bisa menjadi modal untuk nantinya terus maju ke ajang kompetisi nasional hingga internasional. (mgb/oci)