Malang Bermartabat dengan Gemar Membaca


MALANG – Perpustakaan Nasional menggelar acara Safari Gerakan Nasional Gemar membaca di Provinsi dan Kabupaten /Kota. Safari Gerakan Nasional kali ini digelar di Kota Malang pada Sabtu (13/8/16). Berlokasi di Hotel Gajahmada Graha, Gerakan Safari ini mengambil tema membangun karakter bangsa melalui gemar membaca dengan memberdayakan perpustakaan.

“Tema ini diambil karena kita sengaja untuk membantu program pemerintah yang sedang dicanangkan yaitu tentang pembentukan karakter untuk revolusi mental,” ujar Dra. Lucia Damayanti,M.Hum.kepala direktorat deposit bahan pustaka Perpusnas RI.

Lucia mengatakan, sebagai Kota Pendidikan sudah selayaknya Kota Malang terus menyelenggarakan minat baca yang sudah lama terpantau dan memiliki track record baik dalam budaya baca.
“Memang tercatat budaya baca Kota Malang relatif tinggi, melalui safari ini kita juga ingin terus mengimbau warga Kota Malang untuk terus membudayakan,” ungkap Lucia.
Sementara Dra. Ending Soejatikah Kepala Badan Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang menuturkan, safari ini menjadi pemacu semangat untuk terus berkarya dalam literasi.
”Memperkaya literasi agar bisa dinikmati oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia mengatakan, Perpustakaan Kota Malang akan terus berupaya utuk memberikan fasilitas-fasilitas agar mampu menumbuhkan karakter melalui minat baca.
”Kami akan berupaya terus untuk menambah literasi,” imbuhnya.
Menurutnya, dengan menambahkan literasi ataupun refrensi, masyarakat nantinya bisa mempunyai antusias untuk menumbuhkan budaya baca pada masing-masing individu. Dengan adanya acara safari inipun ia berharap, masyarakat dari berbagai kalangan yang hadir bisa memiliki motivasi untuk membaca.
Sebagai pengelola perpustakaan, ia ingin warga Malang termotivasi dan bisa menambah angka tambah untuk pengunjung perpustakaan Kota Malang, sebagai wujud dan bukti untuk menunjukkan Kota Malang sebagai Kota bermartabat dengan membaca. Endang mengungkapkan, bermartabat untuk Kota Malang menurutnya adalah dengan memiliki karakter melalui budaya gemar baca.
“Membaca referensi akan membentuk karakter, dari karakter yang positif akan mewujudkan masyarakat yang bermartabat,” tuturnya. (mgb/adv/oci)