Olahragawan Harus Berkarakter Intelektual

Prof Winarno

MALANG  - Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang (FIK UM) mempunyai trik menghasilkan lulusan bidang olahraga dengan basis karakter intelektual. Menghasilkan atlet yang berkualitas bukan hanya ahli dalam dunia olahraga, namun juga mempunyai karakter intelektual tinggi.
“Karakter itu sebenarnya sudah terbentuk, kita tinggal memoles mental, yang intelektual. Dengan kecerdasan tinggi, otomatis karakter akan terbentuk dengan positif, itulah yang disebut karakter yang intelektual,” ujar Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan,  Prof. Dr. M.E. Winarno, M.Pd.
Ia mengatakan, seorang atlet profesional, ataupun akademisi olahraga penting mempunyai karakter intelektual, karakter dengan kecerdasan yang bukan saja cerdas secara pemikiran ilmiah atau akademis, namun juga cerdas dalam bertindak dan bersikap.
“Dengan mempunyai kecerdasan yang berimbang, seorang olahragawan pastinya mampu untuk menjadi profesional, baik secara atletik atupun olahragawan akademik,” jelas pria berkacamata itu.
Ia sebagai guru besar bidang keolahragaan mengatakan, mahasiswa haruslah bisa menjadi seorang olahragawan yang berkarakter intelektual. Karena porsi perguruan tinggi adalah porsi yang mengutamakan intelektual ataupun kecerdasan.

“Perguruan tinggi memang mendidik akademisi untuk ilmu pengetahuan dengan porsi lebih yang mengutamakan ilmu akademis,” jelasnya lagi.
Menurutnya, di era sekarang, seorang ahli olahraga yang berkecimpung di lingkungan masyarakat tidaklah hanya sekadar seorang olahraga yang harus bangga dengan keahliannya saja, namun juga harus mempunyai karakter yang mengedepankan intelektualitas.
“Terjun di masyarakat bukan hanya bermodalkan keahlian, namun di jenjang PT kita didik mereka untuk mengamalkan ilmu bukan sekadar keahlian yang sama dengan program keahlian diploma atau SMK,” ungkapnya.
Ia beranggapan, jika mahasiswa yang mempunyai karakter intelektual tinggi, attitude dan cara bersikap di masyarakat pun juga bisa menjadi seorang olahragawan yang profesional. (mgb/oci)