Penjurusan Siswa Berdasarkan Hasil Tes


Ilustrasi tes SMA. (net)


MALANG – SMAN 9 Malang sudah membocorkan strategi yang dilakukan untuk menyambut datangnya siswa baru pada PLS (Program Pengenalan Sekolah). Dengan metode pemetaan kepada siswa, SMAN 9 berharap bisa membantu para siswa untuk berkembang pada potensinya masing-masing.
“ Pemetaan ini kita lakukan pada kegiatan PLS nanti, “ Ujar H. Abdul Teddy,M.Pd, Kepala SMAN 9 Malang.
Menurutnya, pemetaan ini penting dilakukan untuk mengetahui potensi siswa, agar bisa berkembang dengan potensinya, dan bisa nyaman belajar.
“ Jadi fungsi untuk pemetaan ini semacam tes psikologis, jadi siswa tahu dimana mereka harus ditempatkan, “ tambah Teddy.
Ia juga menambahkan, untuk pemetaan ini nantinya hasil dari tes akan dilaporkan ke orang tua.
“Orang tua harus tahu, karena kebanyakan menurut pengalaman, orang tua selalu memaksakan kemampuan anaknya di peminatan atau jurusan favorit, yaitu IPA,” imbuhnya.
Tedy juga berpesan kepada orang tua siswa yang sudah diterima di sekolah yang ia pimpin itu untuk nantinya bisa menerima hasil tes, dan secara bijaksana bisa mempertimbangkan hasil tes untuk masa depan anaknya.
“Karena hasil ini juga sudah jelas mempengaruhi kiat belajar anaknya nantinya,” ungkap Teddy mencoba berpesan kepada orang tua.
Ia juga menyampaikan, keuntungan pemetaan bagi sekolah juga bisa melihat secara jelas potensi siswa di kelas tersebut.
“Ia tahu kalau anaknya mampunya di IPS, tapi memaksa untuk masuk IPA. Nanti akan kita beri penyadaran juga,” ucap Teddy dengan tegas.
Ia menginginkan agar orang tua tidak tergesa-gesa untuk memasukkan anaknya ke jurusan idaman mereka. Pihaknya juga tidak menerima percobaan untuk hal ini.
“Kami tidak ingin kalau siswa dijadikan alat percobaan kalau dirasa tidak mampu pindah,” jawabnya saat ditanya soal kelas percobaan untuk berpindah jurusan.
Harapannya kedepan agar tidak ada lagi siswa yang salah masuk jurusan sehingga siswa bisa mengikuti pelajaran dengan baik. “Sekali lagi ini perlu kesadaran dan kebijakan orang tua untuk bijak menyikapi soal jurusan, memang hal sepele namun tetap penting untuk potensi siswa,” tutupnya. (mgb/oci)