Peserta Jajal Soal Ujian

MALANG - Jelang pelaksanaan Ujian Nasional Perbaikan (UNP) Senin-Selasa (29/8)- (6/9), sejumlah peserta sudah mulai mempersiapkan diri. Seperti terlihat kemarin di SMAN 4 Kota Malang, yang ditunjuk sebagai tempat pelaksanaan test UNP untuk jenjang SMA. Sejumlah peserta UNP menjajal komputer yang akan dipergunakan untuk berbasis komputer (UNBK). B Hendri Dwi P, teknisi utama SMAN 4 mengatakan, tidak semua peserta UNP hadir dalam uji coba yang berlangsung kemarin. “Daya tampung kami 478 peserta, tapi dari pantauan hari ini, tidak semua melakukan uji coba. Yang uji coba hanya mereka yang dulunya belum melaksanakan UN berbasis komputer,” terangnya. Hendri mengaku, selama proses uji coba tidak mengalami kendala dan masalah berarti. Selain itu, sepak terjang SMAN 4 dalam UNBK sudah teruji. Sehingga, kalau ada masalah dan kendala ada tim yang siap untuk mengatasi. Selama proses uji coba berlangsung, mata pelajaran yang diujikan hanya Bahasa Inggris dan Matematika. Hal ini karena tujuan dari uji coba hanya untuk mengetest jaringan dan server saja. “Lebih pada mengenalkan aplikasi saja, terutama kepada mereka yang dulunya belum mengenal UNBK,” terangnya. Rata-rata, lanjut Hendri, peserta UNP berasal dari kalangan mahasiswa, yang merasa kurang di beberapa mata pelajaran. Tak sedikit pula, peserta tersebut berasal dari luar Kota Malang, namun saat ini sedang menempuh pendidikan atau pekerjaan di Kota Malang. Para peserta uji coba UNP tersebut, kebanyakan menyelesaikan soal mereka dalam kurun waktu satu hingga satu setengah jam saja. Selain itu, selama uji coba berlangsung, pihak SMAN 4 Kota Malang tidak menargetkan batas waktu kepada para peserta. “Pokoknya mereka datang ya kami layani, tidak ada jadwal pastinya,” tukas Hendri. Rencananya, SMAN 4 Kota Malang akan menggunakan dua laboratorium, yang terletak di dua kelas, dengan total server sebanyak tiga buah. Sama hal nya seperti pelaksanaan UNBK, pada saat UNP berlangsung pihak sekolah tetap menggunakan genset pribadi milik sekolah. Ini dilakukan untuk mengantisipasi apabila sewaktu-waktu terjadi pemadaman arus listrik. Hendri membeberkan, untuk jadwal mata pelajaran yang diikuti di hari pertama, Senin (29/8) adalah Bahasa Indonesia, dilanjutkan dengan Matematika di hari Selasa (30/8), Bahasa Inggris di hari Rabu (31/8). Mata pelajaran Ekonomi atau Fisika atau Sastra Indonesia, dijadwalkan pada hari Kamis (1/9). Sedangkan di hari Senin, (5/9), pilihan jadwal ujian adalah Kimia atau Sosiologi atau Antropologi. Terakhir, di hari Selasa (6/9), jadwal mata pelajaran untuk UNP adalah Biologi atau Geologi atau Bahasa Asing lainnya. Di lain sisi, Kepala Bidang (Kabid) Dinas Pendidikan Menengah (Dikmen) Kota Malang Suyitno menegaskan UNP sifatnya tidak wajib. Peserta dipersilakan mengikuti UNP apabila merasa nilai pada mata pelajaran UN dirasa kurang. “Misal yang kurang di Matematika, ya UNP nya ikut Matematika saja, tidak usah semua,” ujarnya. (nia/oci)