Pupuk Jiwa Mandiri Lewat Persami

MALANG - SMPN 23 Malang menggelar Perkemahan Sabtu dan Minggu (Persami) di Bumi Perkemahan Coban Talun Batu, Sabtu hingga Minggu, kemarin.‎ Persami SMPN 23 Malang kali ini diikuti oleh 200 anak didik khusus kelas IX. Sisi keamanan, keselamatan serta kenyamanan peserta didik diawasi secara langsung oleh 15 orang pendidik sebagai pendamping. Persami yang dibuka secara langsung oleh Kepala SMPN 23 itupun penuh dengan agenda. Intinya, kegiatan yang menumbuh kembangkan jiwa yang berkarakter positif, membentuk kedisiplinan, memupuk kemandirian. Serta rasa cinta pada lingkungan yang dirangkai pada berbagai program kegiatan yang telah disusun sebelumnya. Kegiatan persami ini merupakan salah satu puncak dari ektsrakurikuler Pramuka binaan SMPN 23 Malang. "Dan dalam pembinaan ekskul di tempat ini menggunakan istilah blok. Artinya beberapa siswa latihan pada waktu yang sudah dijadwalkan sebelumnya secara rutin dan diakhiri dengan kegiatan praktek sebagai implementasi dari teori uang mereka dapat saat mengikuti ekskul. Dan blok Pramuka Persami merupakan kegiatan pamuncaknya " jelas Rudy Santosa Wakil Kepala SMPN 23 Malang Urusan Kesiswaan saat ditemui disela kegiatan Persami, Minggu (14/8). Kendati terkendala hujan, kata dia, semua peserta Persami tidak patah semangat. Hujan yang mengguyur perkemahan, tidak membuat siswa siswi patah semangat. Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Negeri 23 Kota Malang, Drs.Slamet Udadi menjelaskan, kegiatan eskul yang diikuti 200 peserta Persami khusus kelas IX SMPN 23 Malang itu terbagi dalam 19 kelompok. Yakni, 9 kelompok putra dan 10 kelompok putri. Semua peserta dengan semangat luar biasa mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang telah disusun sebelumnya. Beberapa kegiatan yang diikuti tersebut diantaranya materi tali temali, sejarah kepramukaan dan kepanduan, Fun Game, salat, lomba memasak ketangkasan dan penyalaan api unggun pada malam hari pertama gelaran Persami. Pada hari kedua gelaran persami, peserta diwajibkan mengikuti serangkaian kegiatan diantaranya lintas alam, fun game dan upacara penutupan.‎ "Dengan mengikuti dan melaksanakan perkemahan di Coban Talun ini peserta lebih mensyukuri nikmat Tuhan Yang Maha Esa atas karunia alam yang indah dan sangat bermanfaat pada kehidupan. Sehingga pada akhirnya dalam diri anak didik tumbuh rasa cinta pada lingkungan. Karena mereka mengetahui betapa berartinya peranan lingkungan bagi kehidupan," tutur Slamet Udadi. Udadi menambahkan, Persami di Coban Talun merupakan pertama kalinya digelar. Sebelumnya, lanjut dia, Persami selalu digelar di Bumi Perkemahan Wonokoyo, Kedung Kandang. "Persami kali ini kami gelar di Coban Talun, disamping tempatnya bersih, keindahan alam serta kealamiahan tempatnya sangat nyaman buat anak-anak,"pungkasnya.‎ (fin/oci)