Sekolah di SMPN 1 Pagelaran Gratis Tis


TERTIB : Siswa-Siswi SMPN 1 Pagelaran, ketika menyimak  kegiatan pra sekolah tahun ajaran baru, kemarin.
 
PAGELARAN – Terobosan baru dilakukan pihak SMPN 1 Pagelaran, lantaran bisa mewujudkan sekolah gratis halnya  program pasangan Bupati dan Wakil Bupati Malang,  H Rendra Kresna- H M Sanusi. Mulai tahun ajaran ini, sekolahan tersebut tidak memungut sepeserpun kepada wali murid. Artinya, di sekolah itu tidak ada tarikan  uang gedung, SPP dan operasioal lainnya.
Sebagai gantinya, sekolah yang dipimpin Mokhamad Baihaqi itu  cukup mengandalkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Rp 380 juta, untuk  operasional. Praktis,  semua lapisan masyarakat baik itu kaya maupun miskin, bisa menikmati pendidikan di SMPN 1 Pagelaran yang terletak di Jalan Keramat, Desa Sidorejo ini.
“Alokasi dana BOS yang kami terima, sudah cukup untuk membiayai seluruh operasional sekolahan ini. Jadi, orangtua maupun walimurid, tidak lagi diresahkan mengenai pembiayaan sekolah bagi anak mereka, lantaran gratis,” ujar  Mokhamad Baihaqi.
Komite Sekolah, juga sangat mendukung dengan program sekolah gratis ini. Lantaran tujuan didirikannya sekolah itu, supaya mempermudah masyarakat untuk mendapatkan pendidikan yang gratis.
“Mayoritas masyarakat sekitar sekolahan ini, tinggal di pedesaan dan perekonomiannya terbatas. Maka dari itu, kami  memang meluncurkan program sekolah gratis ini, untuk mewadahi warga  yang membutuhkan,” paparnya.
Respond masyarakat pun sangat bagus atas program tersebut, dengan bukti banyak orangtua berbondong-bondong menyekolahkan anaknya  di sekolah tersebut.
 Wakil Bupati (Wabup) Malang, H M Sanusi mengapresiasi apa yang dilakukan SMPN 1 Pagelaran ini.“SD-SMP negeri  harus gratis. Memang ada sekolah yang melakukan pengutuan atas kesepakatan komite dan orangtua, untuk keperluan ekstrakurikuler dan keperluan tambahan. Namun, hal itu tidak terjadi pada SMPN 1 Pagelaran ini,” ujar Sanusi.
Menurutnya, seluruh sekolah negeri di Kabupaten Malang, harus meniru apa yang dilakukan SMPN 1 Pagelaran ini. “Kalau SMPN 1 Pagelaran bisa, maka sekolah lainnya seharusnya juga bisa. Sedangkan kami dari Pemkab, akan terus berupaya mewujudkan seluruh sekolahan benar-benar gratis  termasuk melakukan pengawasan,” pungkasnya. (big/lyo)