Siswa SDIS Raih Dua Medali di Thailand

HEBAT: Daffa Atha Arkana(kiri) dan Arsha Naufal Mauritzan (kanan) sukses membawa pulang medali di ajang lomba internasional. (Foto Shinta/Malang Post)

MALANG – SD Islam Sablilillah (SDIS) Malang berhasil menyumbang dua medali untuk olimpiade matematika internasional di Bangkok Thailand, 20-24 Juli 2016. Olimpiade diikuti tujuh negara benua Asia, yaitu Thailand, Malaysia, Vietnam, Makao, Hongkong, Filipina, dan Indonesia. Dua siswa SDIS yang berhasil meraih medali adalah Arsha Naufal Mauritzan dan Daffa Atha Arkana, keduanya duduk di kelas 2 untuk saat ini.
“Pada saat meraih medali keduanya masih kelas 1 dan sekarang sudah naik kelas 2,” ujar M. Isnin M.Pd, Humas SDIS.
Isnin memberikan informasi, jika perlombaan olimpiade yang bernama International Matchematics Wizard Challenge 2016 (IMWIC). Satu perak dan satu perunggu berhasil dibawa pulang untuk Indonesia dan untuk SDI Sabilillah.
“Perak diraih oleh ananda Arsha, dan untuk perunggu diraih oleh Daffa,” jelas Isnin.
Ia memaparkan sedikit tentang proses pembinaan yang diberikan oleh sekolah kepada kedua siswa berprestasi Internasional ini.
“Dari sekolah kita memberikan pembinaan satu bulan full menjelang keberangkatan mereka, selama bulan puasa,” jelas Isnin.
Isnin menjelaskan lebih lanjut soal adanya pembinaan olimpiade untuk siswa, sebagai wujud kepedulian sekolah untuk siswanya agar bisa berprestasi sejak dini. Menurutnya, keberhasilan siswa tidak akan muncul tanpa adanya dukungan dari sekolah yan utama.
Daffa, yang berhasil meraih perunggu mengatakan pembelajaran matematika di kelas sangat menyenangkan. Itu yang membuatnya senang saat mengerjakan soal matematika, bahkan ketika harus bersaing dengan teman-temannya dari negara yang berbeda.
Senada, Arsha mengatakan, dengan waktu belajar di sekolah yang cukup bamyak, ia merasa matematika seperti permainan angka, yang diotak-atik untuk mencari sebuah jawaban hasil akhir. Berkat materi belajar di sekolah ia menjadi gemar belajar matematika, dan akhirnya bisa membawa medali perak untuk Indonesia.(mgb/oci)