SMPN 1 Pagak “Semarak Kreatifitas Siswa Hiasi Karnaval HUT RI”


Malang – Karnaval merupakan kegiatan rutin yang sering diselenggarakan untuk memeriahkan HUT RI. Seperti di beberapa wilayah di kabupaten Malang. Salah satuya adalah Desa Sumbermanjing Kulon yang juga mengadakan perayaan HUT RI dengan karnaval. Karnaval tersebut diselenggarakan di Jl.Gajah Mada Sumbermanjing Kulon pada Minggu (28/8) lalu.
Karnaval ini diikuti oleh seluruh lembaga pendidikan yang ada di wilayah tersebut. Mulai dari SD, SMP, SMA dan masyarakat setempat. SMPN 1 Pagak merupakan salah satu peserta karnaval dengan jumlah peserta terbanyak yaitu 705 siswa.
Siswa SMPN Negeri 1 Pagak yang ikut dalam karnaval tersebut terdiri dari siswa kelas VII, VIII, IX dengan berbagai ragam tema kostum yang mereka pakai. Mulai dari pakaian adat, pejuang, hingga kreatifitas unik dari bahan daur ulang.
Untuk pakaian adat terdapat beberapa adat yang mereka angkat dari beberapa daerah, seperti pakaian adat Jawa, Bali,dan suku Dayak. Selain pakaian adat juga terdapat kostum pejuang dari berbagai bidang yang mereka gunakan semisal kostum militer dan korban penjajahan,
SMPN 1 Pagak sendiri telah rutin mengikuti kegitan karnaval untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI sejak berdirinya. Kegiatan tersebut merupakan salah satu cara yang digunakan oleh SMPN untuk menampung kreatifitas dan meningkatkan mutu belajar siswa.
“Kita menuju kreatifitas dari SMPN 1 Pagak untuk meningkatkan mutu belajar” tutur Supremi, kesiswaan SMPN 1 Pagak.
Supremi  menceritakan bahwa sebelum karnaval tersebut  siswa siswi SMPN 1 Pagak telah mempersiapkan berbagai atraksi dan kreasi sehingga dengan diadakannya karnaval tersebut juga dapat menjadi tolok ukur untuk menguji kreasi dari para siswa siswinya.
“Manfaat yang pertama adalah untuk menguji dan menampilkan berbagai atraksi atau kreasi yang siswa persiapkan. Kemudian mengapresiasikan kreatifitas masing-masing” tambah Supremi.
Karnaval bertajuk ‘Kemerdekaan’ tersebut juga merupakan salah satu cara untuk memaknai arti kemerdekaan bagi sekolah khususnya SMPN 1 Pagak.
“Arti merdeka itu adalah bebas. Jadi kita bebas berkreasi atau bebas bersaing yang positif.  Bebas bukan berarti bebas mebicarakan orang lain atau bebas mengkritik negara, tapi bebas untuk berkreasi dan mencapai prestasi” ungkap Supremi.
Sementara itu Suprapto S.Pd., kepala sekolah SMPN 1 Pagak, mengatakan bahwa kegiatan karnaval tersebut memiliki beberapa esensi yang mampu menggugah wawasan kebangsaan dan menjiwai makna kemerdakaan. “Esensi dari kreatifitas anak-anak yaitu pertama mampu menggugah wawasan kebangsaan bahwa HUT ini merupakan hak semua bangsa dan kemudian yang kedua agar anak-anak bisa menjiwai makna dari kemerdekaan itu sendiri” ujar Suprapto.
Suprapto menambahkan, apa yang telah dipelajari siswa melalui kegiatan akademik dapat disalurkan dengan diwujudkan pada suatu kegiatan salah satunya dengan karnaval tersebut. “Apa yang dipelajari dari kegiatan akademik dapat diwujudkan dalam kreatifitas mereka. Kemudian dalam event-event sejarah, kami berharap anak-anak bisa mewujudkan sekaligus berbuat sesuatu sesuai nafas kegiatan itu” imbuh Suprapto
Meski karnaval merupakan salah satu instruksi dari atasan seperti pada tingkat kecamatan dan berkembang pada tingkat desa, partisipasi pada kegiatan karnaval tersebut telah didukung penuh oleh pihak sekolah. SMPN 1 Pagak telah mengalokasikan sebagian dana untuk menunjang kegiatan para siswa sehingga para siswa mampu menyalurkan bakat dan kreasinya pada bidang akademik maupun non akademik. “Dana APBN sekolah memang sudah disiapkan untuk kegiatan non akademis salah satunya karnaval. Dana tersebut memang disiapkan sekolah untuk menunjang kegiatan para siswa”
Suprapto berharap dengan diadakannya berbagai kegiatan tersebut mampu memberikan bekal wawasan yang cukup terhadap anak didiknya. ”Harapan kedepan untuk SMPN 1 pagak, hari esok harus lebih baik daripada hari ini dan diharapkan siswa-siswa lulusan SMPN 1 pagak kelak memiliki bekal wawasan yg cukup luas” pungkas Suprapto.  (mg2/sir/)