SMPN 6 Intensifkan Program GLS


MALANG - Gerakan membaca Nasional merupakan kegiatan baru dan efektif yang diterapkan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 6 Malang. Kegiatan ini menjadi rutinitas siswa setiap pagi sebelum memulai kegiatan belajar mengajar di kelas. Program tersebut disebut dengan Gerakan Letrasi Sekolah (GLS).
Dalam program itu sekolah memberi waktu 15 menit kepada siswa untuk membaca buku sesuai minat mereka, kemudian menjelaskannya kedalam buku catatan yang disiapkan sekolah. ‘’Tujuan program ini untuk menumbuhkan minat baca pada siswa,’’ kata Heny Farida, S.Pd, Wakil Kepala SMPN 6 Malang kepada Malang Post, kemarin.
Sebuah keuntungan besar bagi kita apabila anak didik mulai membiasakan diri untuk membaca. ‘’Kalau siswa dan siswi hobi membaca, biasanya mereka mudah menangkap penjelasan dikelas,’’ tambahnya.
Menurutnya, buku yang biasanya menjadi bacaan siswa adalah buku yang tidak dipakai dalam KBM, misalnya novel. Namun menurut Sarif, Bagian Sarana Prasana bacaan siswa kedepannya akan diatur dan disesuaikan dengan mata pelajaran di kelas. Hal itu sebagai upaya menyiapkan siswa dalam proses belajar mengajar. ‘’Selain untuk menumbuhkan kecintaan siswa dalam membaca, program ini juga bertujuan menghindarkan siswa dari budaya main game. Anak-anak sekarang kan sukanya nge-game, kalau tidak dikendalikan, mereka akan terus-terusan maen. Sehingga tidak akan ada waktu untuk belajar,’’ ujarnya.
Selain membaca, program baru di sekolah ini adalah salat berjamaah. ‘’Kegiatan ini mengacu pada instruksi Wali Kota Malang Abah Anton yang menganjurkan setiap sekolah untuk melaksanakan salat berjamaah ketika waktu salat tiba,’’ tutur laki-laki berambut lurus. (mgd/udi)