STIEKMA Kukuhkan 161 Wisudawan

MALANG - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Kertanegara Malang (STIEKMA) akan mewisuda 161, Sabtu, (27/8/16). Ketua STIE Kertanegara, Anton Ferry Ananda, SE, MM mengatakan tantangan terbesar bagi lulusan di era ini adalah MEA. Untuk itu kepada para mahasiswa terutama bagi lulusan agar tidak puas untuk belajar. "Meskipun sudah lulus jangan sampai berpuas diri. Masih banyak ilmu dan pengalaman yang harus digali. Sebab tantangan ke depan sangat berat. Kalau perlu lanjutkan studi S2," ujarnya. Pria yang kini sedang menyelesaikan program doktoral ini menjelaskan, tidak ada alasan bagi seseorang untuk tidak belajar. Selagi ada kesempatan berarti ada peluang untuk memompa kualitas diri menjadi lebih baik. "Memasuki era MEA bukan lagi waktunya santai-santai. Kita butuh percepatan agar tidak kalah dengan yang lain," tambahnya. Selain itu, kepada wisudawan Anton berharap agar ilmu pengetahuan yang diperoleh selama di kampus hendaknya dapat diamalkan baik di dunia kerja maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam bekerja potensi diri yang dimiliki berupa hard skill maupun soft skill hendaknya diaktualisasikan sesuai kebutuhan. "Kami telah berupaya maksimal memberikan yang terbaik, selanjutnya kami percayakan pada mereka untuk berkiprah di dunia kerja maupun di jenjang pendidikan yang lebih tinggi," ungkapnya kepada Malang Post. Ia juga menjelaskan kompetensi diri berupa hard skill dan softskill sangat penting di dunia kerja. Softskill yang bermuatan karakter menjadi yang paling dipentingkan. Sebab dengan inilah seseorang dinilai dapat bekerjasama, tahan terhadap tekanan, disiplin dan tekun. "Masih banyak muatan dari softskill ini. Maka mulai semester depan kami akan menggagas satu materi perkuliahan yang berkaitan langsung dengan softskill,” imbuhnya. Hal lain yang menjadi harapan lembaga, lanjut Anton, adalah dapat bergabungnya lulusan tahun ini dengan ikatan alumni. "Ini penting untuk komonikasi lanjutan dan perkembangan kampus," katanya. Menurut Anton, peran alumni sangat signifikan terhadap kemajuan lembaga. Gagasan serta ide yang berkaitan dengan pengembangan kurikulum bisa diperoleh dari alumni. “Karena yang terjun langsung ke dunia kerja itu mereka. Tentunya yang lebih mengerti persoalan industri akan tenaga kerja yang dibutuhkan. Sehingga dapat kami sinkronkan dengan kurikulum pembelajaran," jelasnya. Selain itu peran lulusan sebagai alumni STIE Kertanegara sebagai media informasi kepada calon mahasiswa baru. Sebagai kampus yang konsentrasi di bidang manajemen ekonomi STIE Kertanegara telah terpercaya melahirkan lulusan yang handal dan berdaya saing. “Kontribusi inilah yang kami harapkan kepada para lulusan selain juga menjaga citra almamater,” pungkasnya. (imm/adv/oci)