Anggota kelas RBL berfoto bersama usai kegiatan kelas

MALANG – Berawal dari ajang diskusi antar mahasiswa yang kesulitan skripsi dan tesis, Rumah Baca Aqil (RBA) kini makin memantapkan fungsi dan posisinya. Komunitas berbasis filantropis ini tidak lagi sekadar ajang sharing, tapi sudah menjadi program kelas untuk pembelajaran antar mahasiswa.  
“Awalnya pada tahun 2010 kami memang sekumpulan mahasiswa yang mengerjakan skripsi. Namun karena seringnya sharing dan berdiskusi, akhirnya kami bikinlah RBA. Jadi tujuan awalnya memang sebagai ajang diskusi bagi para mahasiswa dalam menyusun skirpsi ataupun tesis.,” ujar Pandu Wicaksono, salah satu anggota volunteer RBA kepada Malang Post.
Diceritakan Pandu, bahkan sebelumnya, RBA awalnya adalah KRS + (Kelompok Riset Sahaja). Yang berarti sekumpulan mahasiswa dan pemuda dengan diskusi ilmiah yang berbasis riset. Kemudian berjalannya waktu berubah menjadi RBA. Yang berarti pandai/cerdas/berakal.  Ini dimaksudkan agar wadah ini dapat memfasilitasi pebelajar untuk belajar secara menyeluruh dan berfokus pada pemecahan masalah kehidupan.
‘’Banyak mahasiswa pendatang di Malang yang berkumpul dari berbagai penjuru Indonesia. KRS saat ini telah menjadi program kelas khusus dari RBA, telah menjadi program kelas untuk sarana berdiskusi antar mahasiswa.,’’ jelasnya.
Komunitas berbasis Filantropis adalah asas yang diterapkan oleh RBA. Sebagai komunitas yang awalnya peduli kepada para sesama yang masih bergelut dengan skripsi atau tesis, yang merasa kesulitan mencari teman berdiskusi dan berbagi pikiran. “Di sini kita bisa sama-sama sharing, sesama mahasiswa yang mungkin mengalami kesulitan skripsi dari berbagai disiplin ilmu kita bisa berbagi,” paparnya.
Banyaknya mahasiswa yang cenderung susah untuk mengerjakan skripsi, membuat RBA mempunyai agenda rutin setiap Senin-Sabtu untuk melakukan kegiatan diskusi ini. RBA yang awalnya dijadikan sebagai sarana diskusi ilmiah saat ini berkembang menjadi  sarana pembelajaran. ‘’Jadi para pemuda yang menjadi volunteer tidak hanya berperan bagi sesama tapi juga untuk adik-adik di bawah mereka. Saat ini RBA telah memiliki 35 anggota,’’ ungkapnya.
Banyak kegiatan RBA yang sudah berkembang untuk merambah kepeduliannya terhadap dunia pendidikan SD. Jika ada yang ingin berdonasi dapat menghubungi bendahara di nomor telepon 081380011348.(sin/lim)

Halaman 1 dari 181