Seri Laris dengan RAM 2 GB

MALANG - Jelang akhir tahun 2014 lalu, pabrikan Huawei mengeluarkan beberapa seri terbarunya. Variannya beragam, mulai dari perangkat dengan harga Rp 1 jutaan yang menyasar kalangan low end, hingga perangkat dengan bandrol Rp 6 jutaan yang menyasar kelas premium. Namun, pasar menengah pun tetap digarap, terbukti dengan seri Honor 3C, yang juga menjadi favorit seri terbaru Huawei di pasaran.
Customer Service Global Teleshop Mall Olympic Garden (MOG), Riko Alfian menyampaikan, seri terbaru Huawei mulai meluncur di Malang tahun lalu. Honor 3C tercatat paling laris saat ini. Alasannya, pasar seri tersebut lebih besar karena menyasar kalangan menengah.
”Dengan harga di kisaran Rp 2 jutaan, seri ini masih bisa dijangkau oleh konsumen low end yang menginginkan perangkat berkualitas. Sebab, seri ini sudah mengusung fitur yang sangat bagus,” ujarnya.
Menurut dia, Huawei memang bisa menjadi solusi bagi yang membutuhkan ponsel berkualitas, namun terkendala budget. Apalagi, Honor 3C sudah menawarkan kecepatan operasional dan jaminan anti lemot dengan prosesor Quad Core. Prosesor tersebut, memiliki kecepatan hingga 1.3 GHz. ”Bila ingin membeli ponsel merek lain, pasti memerlukan dana di atas Rp 3 juta dengan spesifikasi seperti Honor 3C ini,” beber dia kepada Malang Post, kemarin.
Dia menjelaskan, seri ini memiliki RAM yang tidak kalah lebar untuk memanjakan sang pengguna. Huawei memberikan RAM 2 GB untuk menyempurnakan kinerja dari perangkat yang mengusung layar berukuran 5 inci tersebut.
Layarnya menggunakan materi LCD in plane switching (IPS) dengan resolusi 720 x 1280 pixel. Dengan pilihan IPS itu, sudut pandang dari perangkat lebih lebar dan masih bisa menampilkan gambar sangat tajam sekalipun dilihat dari sudut sempit.
Menurutnya, fitur lain yang tak kalah istimewa pada sisi kamera. Pabrikan Tiongkok tersebut memberikan kamera depan dengan resolusi yang tergolong tinggi, yaitu 5 megapixel, serta dilengkapi lensa dengan diafragma lebar f 2,4. ”Dengan resolusi tinggi dan lubang diafragma yang lebar, maka pengguna bisa memotret selfie dengan mudah dan dengan hasil yang tidak mengecewakan,” ujar Riko.
Sementara, untuk kamera belakang, Honor 3C menggunakan sensor buatan Sony, dengan resolusi 8 megapixel. Sama dengan kamera depan, kamera utamanya memiliki lubang diafragma lebar f 2,0. ”Selain itu, jarak fokus kamera belakangnya tergolong pendek, sekitar 6 cm. Pengguna bisa memotret Macro atau jarak dekat dengan hasil yang maksimal,” tambah dia.
Fitur lain yang mendukung kamera Honor 3C bernama Magic Preview Window. Berupa jendela kecil yang akan ditampilkan di dekat lensa kamera, sehingga ketika digunakan untuk berfoto selfie, mata pengguna tetap bisa melihat lensa, bukan fokus ke layar smartphone. (ley/udi)