Kartu SIM Telepon Dibuat di Belanda

Siapa sangka kalau ternyata kartu SIM telepon yang saat ini digunakan oleh mayoritas masyarakat Indonesia ternyata adalah produk luar negeri? Hal ini pun diungkapkan oleh BRTI seperti dikutip dari Detik. Mereka pun mengatakan kalau kartu SIM yang kini banyak digunakan para pengguna ponsel di Indonesia adalah buatan dari perusahaan Belanda.
Perusahaan yang dimaksud adalah Gemalto yang mempunyai kantor pusat di Amsterdam. Di Indonesia, Gemalto pun menjadi partner para penyedia layanan telekomunikasi terkemuka, di antaranya adalah Telkomsel, XL Axiata, Indosat serta Hutchinson 3.
Dan menariknya lagi, CEO Gemalto Oliver Piou pernah mengatakan kalau produk kartu teleponnya itu kemungkinan telah menjadi korban peretasan National Security Agency (NSA) dan Government Communications Headquarters (GCHQ). Jadi tidak heran kalau muncul kecurigaan kalau penyadapan juga dilakukan kepada para pengguna telepon di Indonesia.
Pihak BRTI sendiri menyadari akan rentannya permasalahan tersebut, meski dalam hasil investigasi yang mereka lakukan, tidak ada indikasi adanya aktivitas penyadapan. Ke depannya, BRTI mengajak para provider telepon tanah air untuk menggunakan produk kartu SIM dalam negeri. Terlebih produk seperti itu saat ini juga sudah bisa dibuat langsung oleh tenaga kerja di Indonesia.(brt/han)