Peminat Angry Birds Menurun

Game Angry Birds menjadi salah satu game paling sukses sejak diluncurkan pada 2009 oleh Rovio. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, pihak developer mengakui game bertema burung pemarah ini tengah mengalami penurunan keuntungan.
Dilansir laman Phone Arena, sejak diluncurkan enam tahun lalu , Angry Birds telah meluncurkan seri Angry Birds Star Wars (I & II), Angry Birds Rio, Angry Birds Space dan Angry Birds Transformers. Kesemua seri game tersebut diklaim menjadi aplikasi berbayar yang paling banyak di download sepanjang masa.
Namun ternyata, sejak 2014, daya tarik Angry Birds telah berkurang. Rovio melaporkan penurunan tajam 73 persem laba usaha untuk 2014 dari pendapatan lisensi. Perusahaan melaporkan laba operasi sebesar USD10.800.000 untuk 2014 turun dibandingkan dibandingkan laba USD39.300.000 pada tahun 2013 dan USD82.700.000 pada 2012.
Meski begitu, Rovio masih mengharapkan karakter Angry Birds yang digunakan oleh Disney untuk film mampu mendongkrak lagi pendapatan atas lisensi game tersebut. Meski mengalami penurunan lisensi, pendapatan game mobile Angry Birds meningkat 16 persen berkat judul seperti Jolly Jam dan Angry Birds Stella Pop! yang telah diunduh lebih dari 600 juta kali. (okz/oci)