Microsoft Bawa Office Lens Keluar Windows

JAKARTA- Microsoft membawa salah satu aplikasi populernya yang memungkinkan pengguna mengubah foto dari sebuah dokumen menjadi file yang dapat di-edit, ke sistem operasi Android dan iOS, seperti dilansir Reuters.
Aplikasi yang diberi nama Office Lens tersebut mengubah perangkat telepon menjadi scanner. Pengguna dapat mengambil foto daftar menu, kwitansi atau kartu nama misalnya, kemudian mengubahnya menjadi sebuah dokumen dan menyimpannya di aplikasi One Note atau aplikasi cloud OneDrive.
Office Lens dapat menyimpan gambar sebagai dokumen dalam Word, PowerPoint atau PDF. Aplikasi itu menggunakan optical character recognition yang membuat teks mudah untuk dicari dan siap untuk di-edit.
Sebelumnya, Office Lens telah tersedia di ponsel berbasis Windows, namun Microsoft mencoba untuk berbagi ke pasar smartphone lain. Langkah tersebut merupakan strategi baru Microsoft untuk menempatkan software-nya sebanyak mungkin diperangkat lain, terlepas mereka menjalankan Windows atau tidak.
Aplikasi Office Lens dapat diunduh gratis di Google Play Store dan Apple App Store.
New York (ANTARA News) - Microsoft menyatakan telah membeli aplikasi office mobile LiveLoop, yang memungkinkan para pengguna mengolaborasikan presentasi PowerPoint secara simultan. Akuisisi ini adalah langkah terbaru Microsoft, setelah belum lama ini membeli aplikasi-aplikasi mobile lainnya untuk penggunaan profesional. "Kami senang menyambut tim berbakat dari LiveLoop untuk membantu membangun kolaborasi hebat lintas aplikasi-aplikasi Office, bagian dari strategi dan visi kami dalam menemukan kembali produktivitas," kata Microsoft seperti dilaporkan AFP.
Raksasa IT ini tidak mengungkapkan pada harga berapa startup San Francisco itu dibelinya. LiveLoop memungkinkan pengguna berbagi presentasi PowerPoint --salah satu program Microsoft Office-- dan PDF online ke pengguna lain yang bisa mengakses dan mengsinkronisasi materi dari berbagai perangkat mobile. "Anda bisa memperhatikan dan presentasi dari perangkat apa pun, termasuk ponsel pintar, sehingga ketika Anda menjadi peserta atau pun pemakalah, Anda bisa menggelar rapat dari pantai sekali pun,"  tulis LiveLoop dalam lamannya.
Startup California ini menyebutkan pihaknya tidak lagi menerima pengguna baru dan akan menutup gerai pada 24 April dengan menyarankan pengguna membuat data cadangan sebelum gerai ditutup. Februari lalu Microsoft membeli aplikasi kalender Sunrise setelah mengakuisisi aplikasi email Acompli pada Desember 2014. (jpnn/udi)