Tri Bantah Isu Diakuisisi Indosat

MALANG POST - Tersiar kabar akuisisi operator seluler akan kembali terjadi. Indosat dikabarkan akan membeli Hutchinson 3 (Tri). Hal ini diisukan sebagai upaya keduanya untuk lebih menguasai spektrum 1.800 di layanan 4G Long Term Evolution (LTE). Sebelumnya, akuisisi operator pernah terjadi ketika XL mengakuisisi Axis tahun lalu.
Menanggapi isu tersebut, pihak Tri pun angkat bicara. Menurut Chandra Aden, selaku Director of Intercarrier and Goverment Relation, PT Hutchinson 3 (Tri), kabar tersebut hanya isapan jempol belaka. "Wah, kita nggak hidup di dunia infotainment kok. Saya rasa namanya gosip nggak perlu ditanggapi semuanya," kata Dicky, begitu sapaan akrab Chandra di kantornya, Jakarta, kemarin.
\n\n\n\n
Disinggung mengenai pernyataan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, yang menginginkan efisiensi industri telekomunikasi. Dicky pun tak menampik keinginan tersebut.
"Menteri punya keinginan untuk mengefisiensi industri, tapi itu kembali pada masalah akuisisi, merger, dan lain-lain. Masalah itu sudah urusan stakeholder dan kembali ke bisnis deal," jelas dia.
Dicky pun menegaskan kalau pihaknya saat ini tidak ada rencana yang mengarah pada pembelian atau penjualan operator. "Kami belum tahu apakah harapan menteri sama atau enggak ya dengan para operator. Sejauh ini kami tetap komitmen. Tidak ada skenario atau agenda penjualan apapun. Nggak ada," ungkap dia.
Berdasarkan laporan akhir tahun 2014 kemarin, Tri memiliki 50,16 juta pelanggan, di mana 25 juta pelanggannya merupakan pengguna data. Tri memiliki 37.200 Base Tranceiver Station (BTS) yang tersebar di seluruh Indonesia, setidaknya ada 16.500 BTS 3G dan 20.700 BTS 2G. (jpnn/udi)