Telkomsel Memasyarakatkan Smartphone

MALANG POST - Telkomsel  menggandeng mitra pemilik brand dan distributor ponsel. Tak tanggung-tanggung, ada sekitar 30 partner yang digaet. Kolaborasi ini pun bisa dibilang sebagai aksi keroyokan memasyarakatkan smartphone.
Menurut Vice President Prepaid & Broadband Marketing Telkomsel Ririn Widaryani, pertemuan Telkomsel dan 30 mitranya tersebut sudah melahirkan komitmen untuk meningkatkan pengguna smartphone di Indonesia, khususnya di jaringan Telkomsel
"Telkomsel sendiri punya target 55 juta pengguna smartphone sampai akhir tahun 2015. Dan sampai bulan Februari, masih kurang 16 juta pengguna," ujarnya  saat berbincang dengan media di Hotel Grand Aston City Hall, Medan.
"Itu yang kita kejar sampai akhir tahun dengan dukungan semua brand, mulai dari BlackBerry, Samsung, Nokia, Apple sampai local brand seperti Evercoss, Mito semuanya ada 30 brand,” sambungnya.
Distributor besar yang bermain di ponsel juga ikut yakni Erajaya Group, Trikomsel dan TiPhone. “Ini benar-benar strategi kolaborasi yang sangat kritikal bagi Telkomsel untuk mengejar target tahun ini," papar Ririn, antusias
Realisasi dari kolaborasi ini nantinya bisa berbagai macam. Namun satu hal yang dianggap sangat krusial adalah misi untuk memigrasikan sebanyak 3 juta pengguna feature phone ke smartphone di 6 kota utama. Yakni di Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali, Medan dan Makasar.
Keenam kota tersebut juga menjadi garda terdepan Telkomsel  meluncurkan layanan 4G LTE secara komersial. "Targetnya di kota-kota itu harus sudah migrasi ke smartphone sampai sebelum lebaran, sampai akhir Juni lah. Sekarang jumlahnya sudah 20-an juta," ungkap Ririn.
Bentuk kerja sama dari program migrasi itu nantinya akan disediakan paket penawaran yang menarik kepada pelanggan agar mau mengganti ponsel lawasnya. Distributor dan vendor memberikan spesial harga dan Telkomsel berperan dalam memberi spesial value ke pelanggan.
"Jadi disasar secara khusus, nanti kita sudah tahu pelanggan-pelanggan yang mau dimigrasikan. Kita hubungi dan silakan pilih mau handsetnya yang mana, datang ke toko dan kasih diskon cukup besar," katanya.
Secara angka persis belum diketahui berapa harga termurah yang bakal ditawarkan. Jadi ini masih sebatas menyamakan visi dan menegaskan komitmen. Meski bersifat nasional tetapi program migrasi di 6 kota utama bakal lebih didorong realisasinya. (dtk/van)