Telkomsel Tantang Anak Muda Jadi Bagian Smart Citya

MALANG POST – Menunjukkan Semangat Kebangkitan Nasional, Mei ini Telkomsel kembali menggelar Digital Creative Indonesia Competition (DCIC). Mengusung tema The NextDev, Karya Anak Bangsa untuk Solusi Indonesia, kompetisi tersebut bertujuan menggali potensi anak muda Indonesia dalam membuat mobile apps yang mempu memberikan dampak sosial yang positif, terutama dalam hal pengembangan Smart City (Kota Pintar).
Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah mengatakan, Telkomsel bersama Telkom Group mendukung pengembangan Smart City di seluruh Indonesia melalui teknologi yang tepat guna. “Smart City akan membantu mengatasi berbagai permasalahan perkotaan seperti kesehatan, pendidikan, dan transportasi. Untuk mewujudkan Smart City dibutuhkan sejumlah mobile apps yang akan memudahkan masyarakat untuk beraktivitas di kota tertentu,” katanya.
Ririek menambahkan bahwa melalui The NextDev, Telkomsel selaku perwakilan industri ingin mendorong developer (pengembang aplikasi) muda untuk memberikan kontribusi positif dalam memecahkan beragam permasalahan yang ada di kota dengan memanfaatkan teknologi informasi. Telkomsel sangat yakin dengan potensi dan kemampuan developer muda dalam negeri untuk menciptakan sebuah WOW Smart City Apps, dan oleh sebab itu mereka ditantang untuk menampilkan karya terbaiknya di ajang ini.
Smart City atau Kota Pintar merupakan sebuah konsep penataan kota yang dipercaya dapat meningkatkan kualitas hidup orang yang tinggal di kota, dengan cara mengintegrasikan teknologi dalam segala aspek. Kota pintar yang sukses mampu meningkatkan performa dan kesejahteraan, mengurangi biaya hidup dan konsumsi sumber daya, serta mendorong keterlibatan warga masyarakat secara lebih efektif dan efisien.
Dalam pengembangan sebuah konsep kota pintar, diperlukan dukungan berbagai pemangku kepentingan yang saling berkolaborasi. Mulai dari pemerintahan, akademisi, komunitas atau masyarakat, developer, media, dan industri. Lewat kompetisi The NextDev, diharapkan kolaborasi ini akan dapat terwujud.
“Kompetisi kami harap juga mampu mengajak keterlibatan dari berbagai pihak sehingga penerapan Smart City di berbagai daerah di Indonesia akan dapat dipercepat. Butuh partisipasi aktif dari Smart Citizen atau Smart Community sebagai salah satu pilar,” jelas Ririek.
Terdapat enam sub tema aplikasi yang bisa dipilih peserta dalam kompetisi The NextDev, yaitu pemerintahan, kesehatan, pendidikan, UKM, pariwisata, dan transportasi publik. Kompetisi ini bisa diikuti oleh mereka yang berusia 18 hingga 30 tahun. Peserta dapat mendaftar secara individu atau tim (maksimal tiga orang). Periode registrasi peserta dibuka pada bulan Mei-Juni 2015 melalui website www.telkomsel.com/nextdev. Sosialisasi kompetisi ini akan dilakukan di 10 kota di Indonesia, yaitu Jakarta, Bandung, Medan, Semarang, Jogja, Surabaya, Malang, Denpasar, Balikpapan, dan Makassar.
The NextDev mengajak anak muda untuk mewujudkan imajinasi dan ide mereka tentang Smart City dan menjadi bagian dari program untuk membentuk masa depan Indonesia yang lebih baik. Nantinya, sebanyak 20 tim akan terpilih menjadi finalis. Ada sisi prestisius karena karya mereka  ini akan bermanfaat bagi orang banyak, di samping mendapatkan berbagai hadiah yang menarik. Mereka akan mendapatkan pelatihan, publisitas dan akses pasar. Tiga tim terbaik juga akan mendapatkan hadiah utama berupa uang tunai selain kesempatan melakukan study visit ke pelaku industri telekomunikasi besar di luar negeri. (ley/udi)