Layar Lembut, Respons Cepat

MALANG POST - Seiring dibukanya era 4G LTE di Indonesia, produsen ponsel pintar Tiongkok, Lenovo merilis produk smartphone pertama yang mengadopsi teknologi generasi keempat di tanah air. Ponsel tersebut yaitu Lenovo A6000. Lenovo menyebutkan A6000 merupakan pembuka dari rencana lima ponsel 4G yang akan dihadirkan pada 2015.
Sebagai pembuka, Lenovo menarik minat pecinta gadget di Indonesia dengan banderol yang cukup terjangkau, yaitu Rp1,499 juta.
Dari sesi desain Lenovo menghadirkan A600 dengan desain yang simpel saja. Dari genggaman tampak halus berkat desain bagian belakang yang terbuat dari material plastik dengan balutan khusus. Kesan yang muncul adalah genggaman nyaman.
Menuju sisi lain, A6000 muncul dengan desain seluruh bagian sisi dengan model dua lapis. Satu bagian untuk cover belakang dan dipadu dengan bagian lain untuk cover bagian depan.
Desain tersebut dipadu dengan konsep ringan dan tipis. Tebal A6000 hanya 8,2 milimeter dan bobot 128 gram. Membuatnya enak masuk kantung saku celana.
 Menuju bagian muka, A6000 hadir dengan bentang layar 5 inchi dengan teknologi IPS. Warna gambar yang ditampilkan cukup cerah dengan teknologi tersebut.
Layar juga memberikan sensasi yang lembut, respons cepat. Tak ditemukan respons layar yang lambat.
 Bicara soal kamera, A6000 dibekali dengan kamera utama 8 MP dan kamera depan 2 MP. kamera LED flash terletak dibawah bagian kamera utama, yang terletak di sisi pojok kanan atas ponsel.
Letaknya yang dibagian pojok membuat pengguna harus teliti, sebab bisa saja mudah tertutup dengan tangan pengguna saat memotret. Pengguna tentu harus menyesuaikan dengan posisi kamera tersebut.
Dengan bekal kamera tersebut, pengguna bisa mendapatkan gambar yang berbeda. Sayangnya untuk pengambilan gambar rendah cahaya, masih kurang maksimal.
 Baterai pada ponsel ini berkapasitas 2300 MAh. Dalam pengisian daya dan pemakaian lama, tak menimbulkan panas pada bagian cover belakang. Kemungkinan Lenovo sudah mendesain baju A6000 sedemikian rupa sehingga pengguna bisa nyaman dalam menggunakannnya.
Soal penunjang kinerja, A6000 sudah dibekali dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 410 CPU quad core 64-bit 1,2 GHz. Prosesor itu dipadu dengan RAM 1GB.
Dari hasil performa kinerja, kami mengambil 3DMark Ice Storm Extreme. Dari hasl pengujian ini, A6000 mendapat skor 2640. Artinya ponsel ini sudah cukup untuk menjalankan game bergrafis yang menengah.
 Aplikasi penguji DMark Ice Storm Extreme dipakai untuk menguji perangkat entry-level dan kelas menengah.
Untuk penyimpanan internal A6000 hanya menyediakan 8 GB dan opsi micro SD hingga 32 GB. Sedangkan untuk sistem operasi menjalankan Android 4.4 Kitkat.
Soal kecepatan akses menggunakan Ookla dengan menggunakan jaringan EVDO, hasilnya menunjukkan kecepaan unduhan hanya 0,50 Mbps dan kecepatan unggahan mencapai 1,19 Mbps.
Hasil bisa berbeda dengan pengujian beberapa kali dan menggunakan jaringan yang berbeda.
Soal aktivasi ponsel A6000, tak butuh waktu lama. Kurang dari 15 detik sudah bisa instan on.
Lenovo juga memberikan service fitur yang membuang beberapa aplikasi sampah. Fitur tersebut yaitu Clean Up. Lenovo memberikan fitur ini secara default.
Jadi pengguna bsia memanfaatkan fitur ini untuk membersihkan aplikasi yang tak diperlukan dan menambah beban pada perangkat. Begitu klik pada fitur ini, maka akan ditampilkan aplikasi sampah, Anda tinggal menghapusnya agar, ponsel Anda makin bersih.(viv/ary)