Dijamin Kuat, Sinyal Mudik Lebaran Malang Raya

MALANG – PT XL Axiata memastikan, sinyal telekomunikasi di jalur mudik wilayah Malang Raya dan sekitarnya aman. Kepastian ini diperlukan karena Malang Raya menjadi tujuan mudik ratusan ribu warganya yang berada di penjuru tanah air dan luar negeri.
“Tidak hanya untuk Malang Raya saja. Pemudik ke wilayah Blitar sampai ke Tulungagung dan Kediri banyak melintas dari Malang. Begitu juga ke arah timur,” kata Desi Sari Dewi, VP Sales East Region XL di kantornya, kemarin petang.
Menurut dia, warga Malang Raya yang berada di luar negeri dan kota lain di Indonesia sangat banyak sekali. Tentunya mereka berharap komunikasi yang dilakukan dengan keluarganya di Malang Raya tidak terganggu saat lebaran 2015.
‘’Tidak itu saja, komunikasi menggunakan data juga kami perhatikan agar mereka benar-benar merasa nyaman menikmati hari lebaran,’’ kata Desi sembari menunjukkan piranti canggih yang dipasang pada BTS XL di Tulus Rejo, Kecamatan Blimbing, Malang.
Dia menyebutkan, kualitas sinyal 3G dari dan menuju Malang Raya diyakini sangat strength (kuat) setelah dilakukan uji jaringan. Sebagai contoh, kualitas 3G miliknya dari Madura menuju Malang dari alat pantauan tidak pernah putus.
“Sebelum masuk Lawang saja tadi sinyal sempat kelihatan kuning. Di sekitar Purwosari hingga Lawang kualitas sinyal paling kuat didominisi 2G. Selepas Lawang kembali normal dan komunikasi di hari lebaran dijamin tidak akan putus-putus,” janjinya.
Terpisah, Dian Siswarini Dirut XL Axiata menyebutkan, trafik layanan percakapan (telepon) menggunakan XL mencapai 470 juta menit/hari atau sekitar 7.833 jam/hari. Sedang trafik SMS menembus angka 525 juta SMS/hari dan trafik data mencapai 500 Terabytes/hari.
“Perkiraan kami, saat lebaran nanti, trafik percakapan akan naik 10 persen, SMS naik 30 persen dan data juga naik kisaran 30 persen,” paparnya dengan menyebutkan kenaikan trafik data karena pelanggang sekarang banyak menggunakan aplikasi sosial media (sosmed).
Dian menambahkan, seiring meningkatnya penggunaan data dan internet XL akan terus melakukan transformasi secar perlahan dari 2G menjadi 3G. Langkah ini diambil sekaligus untuk memperkuat pangsa pasarnya ditengah ketatnya persaingan telepon seluler.
Sedikitnya, lanjut Dian, ada 10 kota yang akan digarap transrformasinya yaitu Medan, Palembang, Serang, Pandeglang, Semarang, Yogjakarta, Sidoarjo, Mataram, Banjarmasin, Makasar dan Jakarta.
‘’Hasil transformasi pasti langsung dirasakan pelanggan diantaranya akses internet menjadi lebih cepat, baik di dalam atau di luar gedung. Target kami, kecepatan akses internet bisa naik sampai 5 Mbps,’’ pungkasnya. (has/han)