Smartfren Mantap Hadapi Lebaran

BALI - Smartfren optimis menghadapi tantangan kenaikan trafik pengguna ketika Ramadan dan lebaran tahun ini.  Untuk menghadapi tantangan itu, Smartfren sudah melakukan berbagai persiapan, salah satunya dengan meningkatkan kualitas atau optimalisasi jaringan.
"Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, trafik jaringan telekomunikasi selama masa Ramadhan dan Lebaran akan meningkat. Terkait peningkatan kualitas jaringan, Smartfren mengoptimalkan infrastruktur pada titik-titik lokasi yang diperkirakan akan ramai dikunjungi," kata Munir Syahda Prabowo, VP Network Smartfren Network, di sela-sela acara uji jaringan 4G Smartfren di Bali, Jumat (19/6/15) lalu.
Menurut dia, kapasitas jaringan ditingkatkan hingga 40 persen, sementara ketersediaan dan reliability jaringan dimaksimalkan hingga level 99,85 persen. Jumlah tersebut jauh lebih tinggi dari dugaan lonjakan trafik selama masa Lebaran. Smartfren memprediksi akan adanya lonjakan antara 6 hingga 8 persen di Pulau Sumatera dan antara 10 hingga 14 persen di Pulau Jawa.
"Itupun tidak di Jakarta. Lonjakan justru akan terjadi dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Bali. Pada masa Lebaran, kebanyakan orang mudik ke daerah, sehingga Jakarta biasanya sepi," ujarnya.
Selain optimalisasi jaringan, Smarfren mengaktifkan tujuh regional office yaitu di Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Malang. Semua kantor tersebut akan beroperasi penuh setiap hari untuk memantau jaringan milik Smartfren. "Kami siapkan monitoring 24 jam penuh per hari," ujar Munir.
Kesiapan Smartfren di puncak Lebaran 2015 diperkuat 800 staf yang dilengkapi kendaraan operasional dan siap bergerak ketika terjadi gangguan jarngan. Perangkat yang dikerahkan nantinya mencakup lebih dari 120 Equipment Management Systems (EMS) yang dioperasikan di semua kantor regional.
Untuk kendali operasional penanganan jaringan, secara keseluruhan ditangani oleh Network Operations Center yang ada di Jakarta dan Surabaya. Sementara itu, Smartfren sepertinya sudah cukup percaya diri berkompetisi di jaringan 4G. Para petinggi menyebut Smartfren akan menjalankan layanan jaringan 4G miliknya mulai semester kedua 2015 ini.
Adapun salah satu wilayah yang pertama disambangi jaringan 4G Smartfren adalah Bali. Rencananya, seluruh wilayah Bali akan ternaungi oleh layanan 4G Smartfren.
Bali dipilih bukannya tanpa alasan. Dia mengatakan jaringan 4G Smartfren di Bali adalah yang paling siap di antara kota-kota lain. Selain itu Bali adalah destinasi wisata dunia, sehingga dirasa tepat menggelar layanan 4G pertama kali di pulau dewata.
“Selain Bali, Surabaya juga termasuk yang sudah sangat siap jaringannya untuk menggelar layanan 4G Smartfren. Tapi awalnya kita mulai di Bali dulu di semester dua tahun in,” ujar Munir. (dick/han)