Haramkan Pengunjung Bawa Tongsis

Larangan penggunaan tongkat narsis alias tongsis terus meluas. Aksi terbaru dilakukan oleh Walt Disney yang 'mengharamkan' tongsis untuk masuk ke arena taman bermainnya. Aturan ini bakal mulai berlaku untuk Disney World atau Disneyland yang berada di Orlando, Florida, Hong Kong hingga Paris.
Juru bicara Disney Kim Prunty menyatakan, keamanan menjadi alasan Disney untuk mengambil kebijakan pelarangan tongsis atau yang di luar negeri kerap disebut sebagai selfie stick tersebut.
"Kami selalu berusaha untuk memberikan pengalaman hebat bagi seluruh keluarga, dan sayangnya selfie stick telah menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan terhadap para tamu kami," sebutnya, seperti dilansir Business Insider, Sabtu (27/6/2016).
Namun jangan khawatir, bagi mereka yang sudah terlanjur membawa tongsis, tetap diperbolehkan masuk. Hanya saja tongkat narsisnya itu harus dititipkan di pintu kedatangan dan saat pulang bisa diambil kembali.
Sejatinya, larangan membawa tongsis di tempat-tempat wisata kian meluas bak bola salju. Sebelumnya, tongsis juga diboikot dari Smithsonian Institution di Washington, Palace of Versailles Paris, Colosseum Roma, Universal Studios serta festival musik Coachella dan Lollapalooza.
Rata-rata dari tempat wisata tersebut menjadikan isu keamanan untuk melarang kehadiran tongsis. Seperti yang baru saja terjadi di Disney California Adventure. Gara-gara ada turis yang membawa tongsis saat bermain roller coaster, wahana tersebut harus ditutup selama 2 jam dan membuat pengunjung lain kesal.
Pihak Disney California Adventure mengetahuinya dari CCTV yang dipasang di berbagai sudut wahana permainan, termasuk di roller coaster. Lantas, mereka langsung menghentikan roller coaster yang kala itu sedang berada di bagian puncak.
Roller coaster kemudian melaju pelan sampai akhir dan semua penumpang diturunkan. Ternyata sang turis yang mengeluarkan tongsis, memposting fotonya juga di akun Tweeter pribadinya. Dengan akun bernama @kvnl97, terlihat fotonya sedang selfie saat naik roller coaster.
Namun, kemudian dia berkilah dan membela diri kalau yang dia bawa bukanlah tongsis. Melalui kicauan di Twitter-nya, dia berujar sebenarnya yang dibawa adalah perlengkapan GoPro dan yang bentuknya memang mirip seperti tongsis.
Nasi sudah jadi bubur, para turis lain yang kala itu kecewa dengan penutupan roller coaster pun mem-bully turis yang membawa tongsis tersebut di jagad Twitter.
Alasan tongsis dilarang adalah karena berbahaya. Kalau terjatuh saat naik roller coaster, bisa-bisa tongsisnya tersangkut di lintasan dan merusak jalannya wahana permainan tersebut. Tongsis yang panjang, juga dapat melukai orang lain. Sebelumnya, pihak Disneyland Resort sudah melarang penggunaan tongsis di tempat-tempat atraksi permainan.(brt/han)