Smartfren Tingkatkan Kapasitas Jaringan Hingga 40 Persen

MALANG - PT Smartfren Telecom meningkatkan kapasitas jaringan hingga 40 persen untuk menyambut Lebaran tahun ini. Smartfren siap memberikan pelayanan 7 x 24 jam selama liburan Lebaran.
Regional Head East Java Bali Lombok Smartfren, Muhammad Cahyadi mengatakan, persiapan Smartfren telah berlangsung demi mengamankan Ramadan dan lebaran. "Sebagai peenyedia jasa layanan telekomunikasi dan internet mobile boradband, kami siap menghadapi kemeriahan Ramadan dan lebaran, pasti trafik meningkat," ujar Cahyadi kepada Malang Post.
Menurut dia, kesiapan jaringan Smartfren terdiri dari peningkatan kualitas jaringan, meminimalisir problem, mengurangi dampak kepadatan trafik, dan upaya meng-cover blind spots. Pengoptimalan infrastruktur pada high traffic area dilakukan, mencapai 40 persen daripada bulan normal.
"Peningkatan ini membuat availability dan reability jaringan dimaksimalkan hingga level 99,85 persen. Sangat tinggi, demi kenyamanan pelanggan," beber dia.
Momen Ramadan dan Lebaran menurutnya, memang menjadi salah satu fokus bagi Smartfren untuk memberikan kualitas layanan terbaik. Kepadatana lalu lintas jaringan di high traffic area menjadi perhatian selama momem yang berlangsung dengan liburan sekolah itu.
"Sebagai antisipasi, infrastruktur di BTS telah diperkuat, meliputi Pulau Jawa dan Bali, Sumatra dan Sulawesi. Kami berharapa tidak ada problem terkait kualitas jaringan," urai dia panjang lebar.
Cahyadi menjelaskan, bila antisipasi ini ditunjukkan pula dengan mengaktifkan tujuh regional offices, di Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya dan Malang. Gerai Smartfrem di pusat perbelanjaan seperti di MOG akan tetap buka sekalipun pada momen Idul Fitri.
Sementara itu, terkait kesiapan di puncak Lebaran, Smartfren diperkuat 800 staf yang dilengkapi dengan kendaraan operasional. Staf ini siap bergerak kapan saja bila diperlukan dalam mengatasi gangguan jaringan.
"Perangkat dikerahkan untuk kesiapan jaringan meliputi 120 EMS (Equipment Management System) disemua regional offices. Kendali operasional penanganan jaringan, secara keseluruhan ditangani NOC (Network Operation Center) di Jakarta dan Surabaya," tandasnya. (ley/aim)‎