Tak Bisa Terbang, Bisa Lewati Jalur Sulit

MALANG POST - Drone yang kini banyak dijumpai di pasaran kebanyakan didesain untuk bisa terbang. Namun sebuah startup asal Spanyol, Erle Robotics mempunyai ide yang berbeda dengan membentuk sebuah drone berdesain laba-laba yang mereka sebut dengan nama Erle-Spider.
Drone ini pun diklaim bisa melakukan berbagai hal. Dengan desain berkaki enam, drone laba-laba ini pun dapat digunakan untuk melewati jalur yang sulit dijangkau oleh manusia. Meski tentunya, drone ini tidak bisa digunakan untuk memotret pemandangan secara bird view seperti halnya drone yang bisa terbang.
Tak hanya mempunyai desain menarik dengan enam kaki, drone ini juga mampu membawa beban yang lebih berat jika dibandingkan dengan drone terbang. Teknologi yang ada pada drone laba-laba ini pun tidak main-main. Erle Robotics menyebut komputer yang ada pada drone buatannya tersebut dengan nama Erle Brain 2.
Erle Brain 2 ini merupakan sebuah komputer onboard berbasis Ubuntu Linux yang di dalamnya dilengkapi prosesor quad core ARM Cortex-A7 900MHz serta RAM 1GB. Berbagai sensor pun tersemat pada drone ini, di antaranya adalah sensor gravitasi, gyroscope, kompas digital, sensor tekanan serta sensor suhu.
Drone ini pun bisa dikontrol dengan menggunakan sebuah kontroler wireless yang telah disiapkan. Tim yang mengembangkan robot ini pun mengatakan kalau mereka akan menyiapkan keberadaan sebuah aplikasi Android kalau memang banyak yang menginginkan pengontrolan drone laba-laba melalui smartphone.
Robot drone Erle-Spider ini pun kini tengah dalam proses penggalangan dana melalui situs crowdfunding Indiegogo. Untuk bisa memperoleh drone berdesain unik ini, biaya yang harus dibayarkan minimal adalah sebesar USD 439. Menurut rencana, drone ini bakal mulai dikirimkan kepada para penyandang dana pada Desember mendatang.(brt/han)