Samsung Ganggu Antrean Penjualan iPhone 6S

MALANG POST - Banyak aksi unik dan menarik yang terjadi dalam persaingan dua raksasa ponsel pintar, Apple dan Samsung. Kali ini adalah aksi Samsung yang mengganggu penjualan perdana iPhone 6S dan 6S Plus di sebuah Apple Store di Regent Street, London, Inggris.
Kejadian ini terjadi tanggal 25 September lalu, ketika dua ponsel anyar Apple itu pertama dijual. Dan memang bukan hal aneh lagi, di setiap penjualan perdana ponsel berlogo apel kroak itu hampir selalu terjadi antrean yang panjang.
Antrean yang panjang tersebut dimanfaatkan Samsung untuk mempromosikan ponsel buatannya, yaitu Galaxy S6 Edge dan Galaxy S6 Edge+. Samsung mengirimkan sebuah tim untuk berpawai di luar Apple Store tersebut, dengan membawa bermacam atribut promosi dua ponsel Galaxy tersebut.
Tak cuma itu, para pengantre di Apple Store Regent Street itu juga menerima pembagian selimut, botol minum dan bantal berwarna biru. Dan barang-barang tersebut dibagikan oleh orang-orang yang juga menggunakan jaket biru.
Warna biru dari barang-barang tersebut sangat mirip dengan kaos yang dipakai oleh para pegawai Apple Store. Bedanya, selimut dan bantal itu punya tulisan putih yang berbunyi #NextIsNew, dikutip detikINET dari Ibtimes, Selasa (29/9/2015).
Orang-orang berjaket biru itu mengaku berasal dari sebuah perusahaan marketing bernama Iris. Mereka juga terlihat mendokumentasikan aksinya itu dalam bentuk video.
Mereka mengaku tak mengetahui siapa yang mempekerjakan Iris untuk melakukan aksi tersebut. Namun dalam riset lebih lanjut, diketahui bahwa Samsung adalah salah satu klien dari Iris.
Iris dan Samsung sempat bekerja sama di London Fashion Week. Dan Samsung pun sebelumnya memang menggunakan tagar #NextIsNew saat meluncurkan Galaxy Note 5 dan Galaxy S6 Edge+. (dtc/feb)