Menkominfo Salut 4G LTE XL

Pemotongan tumpeng oleh Menkominfo Rudiantara saat merayakan ulang tahun XL di Surabaya.

MALANG – PT XL Axiata Tbk tepat berusia 19 tahun dalam melayani dan menemani pelanggan di dunia telekomunikasi Kamis (8/10/15) kemarin. Dalam usia tersebut, XL terus berkomitmen untuk memberikan inovasi yang terbaik bagi pelanggan. Tidak sekadar layanan yang akan memenuhi kebutuhan tetapi juga menjamin kenyamanan dan memberikan pengalaman- baru bagi pelanggan dalam dunia telekomunikasi.
Perayaan ulang tahun XL ke-19 ini dirayakan bersama Menkominfo Rudiantara dan seluruh karyawan XL east region di XL Center Pemuda Surabaya, kemarin. Menkominfo Rudiantara mengatakan, di usia ke 19 tahun ini, dia mengucapkan selamat kepada XL yang  telah komersial 4G LTE di 1800 MHz.
“Mengapa 1800 MHz? Karena frekuensi 1800 MHz merupakan ekosistem yang paling canggih dan pas untuk 4G LTE di Indonesia. Saya berharap di usia ke 19 tahun ini, dengan 4G LTE nya XL bisa memberikan kontribusi dan pelayanan yang terbaik untuk pelanggannya,” sebutnya.
Dalam kesempatan kemarin, Menkominfo Rudiantara memberikan potongan tumpeng pertama kepada pelanggan loyal XL.
Sementara itu, Vice President XL East Region  Desy Sari Dewi mengatakan, suatu kehormatan dan kebahagiaan bisa merayakan ulang tahun bersama Menkominfo.
“Semoga di usia 19 tahun ini, XL bisa lebih dekat dengan pelanggan, dan kami berkomitmen akan memberikan service dan produk yang terbaik untuk pelanggan XL,” ujarnya.
Menurut dia, di usia ini XL mengusung spirit “Cuma Sama XL”. Provider itu mempersembahkan promo diskon 19 untuk pembelian paket data XL di seluruh XL Center east region, yang meliputi Jawa Timur, Bali dan Mataram. XL selalu berusaha  memenuhi komitmen untuk terus memberikan inovasi yang tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, namun juga untuk memajukan negeri.
Saat ini XL telah melayani lebih dari 46 juta pelanggan dan masyarakat Indonesia di 33 propinsi, 498 kabupaten, dan 3.785 kecamatan. Untuk jangkauan layanan, XL saat ini telah mencapai lebih dari 90 persen populasi nasional, termasuk meliputi wilayah perbatasan dengan negara lain, di antaranya Sabang, Natuna, Simeulue, Entikong, Nunukan, Pulau Sebatik, Biak, dan Merauke. (*/ley/oci)