BlackBerry Priv Jadi Produk Terakhir

BlackBerry, siapa yang tak mengenal nama ini? Ya, produsen smartphone yang sempat booming beberapa tahun lalu ini nampaknya harus menghadapi kenyataan pahit. Meskipun smartphone mereka menjanjikan tingkat keamanan dalam berkomunikasi, BlackBerry tetap saja kalah saing dengan para kompetitornya dalam pasar smartphone.
Mau tidak mau salah satu aplikasi yang awalnya ekslusif di perangkat milik BlackBerry sendiri, BlackBerry Messenger, akhirnya dirilis juga untuk perangkat lain seperti, iOS, Android, dan Windows Mobile untuk mendongkrak pemasukan dari perusahaan tersebut. Sebelumnya konsumen mendengar rumor bahwa BlackBerry akhirnya merilis smartphone terbarunya dengan sistem operasi yang beredar luas di pasar, Google Android.
Tak berselang lama, akhirnya terjawab juga rumor tersebut dan benar adanya smartphone terbaru dari BlackBerry mengusung sistem operasi Android 5.1 Lollipop. Oh ya, smartphone tersebut diberi nama Priv.
Namun ternyata masih ada berita yang yang kurang mengenakkan dari BlackBerry. Jika penjualan smartphone terbaru mereka tidak bisa mencapai target, maka smartphone tersebut akan menjadi smartphone terakhir. Dikutip dari MobileBurn, Sabtu (10/10/2015), CEO dari BlackBerry, John Chen mengatakan bahwa mereka membutuhkan perangkat terbaru, BlackBerry Priv laku setidaknya 5 juta unit dalam setahun agar BlackBerry mendapatkan pemasukan.
Bagi yang belum tahu spesifikasi dari BlackBerry Priv ini mengusung layar seluas 5.5 inci yang beresolusi Quad HD. Selain itu smartphone ini ditanami SoC dari Qualcomm, Snapdragon 808, sebuah langkah yang tepat tidak menggunakan SoC Qualcomm Snapdragon 810. RAM pada BlackBerry Priv juga terbilang besar, yaitu sebanyak 3GB. Selain itu, desain smartphone ini tidak meninggalkan keyboard fisik yang menjadi ciri khas BlackBerry.
Sepertinya BlackBerry sedang berada diujung tanduk, mengingat mereka mengandalkan penjualan dari BlackBerry Priv.(brt/han)