Beli Smartphone Bekas, Ini Cara Cek Baterainya

MALANG - Baterai merupakan komponen smartphone yang sangat penting. Sebab tanpa baterai, sebuah smartphone tidak bisa digunakan. Tak heran jika banyak gadgeter sangat mempertimbangkan baterai ketika memilih smartphone. Ketika perangkat sudah tidak lagi baru, pengguna bisa melihat atau cek sendiri sehingga gadget akan tetap terjaga kualitasnya untuk menunjang aktivitas.
Yang patut diperhatikan, ketika membeli gadget second. Kesehatan baterai mesti diperhatikan. Setidaknya, terdapat empat pilihan untuk melihat kondisi baterai, sebelum berujung pada pembelian. Mulai dari melihat secara fisik, melepas baterai hingga menggunakan indikator maupun alat.
"Cara paling gampang, yang bisa dilakukan oleh gadgeter. Hal yang sama juga dilakukan outlet ketika membeli handphone second dari customer," ujar Teknisi iFind, Jeffri Gigih.
Menurut dia, pilihan paling utama untuk mengetahui apakah sebuah baterai smartphone masih memiliki kondisi baik atau tidak, bisa dengan cara melihat kondisi fisiknya. Jika baterai memiliki bentuk yang sedikit membengkok, maka bisa jadi baterai tersebut sudah dalam keadaan yang kurang sehat. "Selain itu bisa melihat bagian logam pada baterai. Jika bagian logam tersebut sudah berubah warna atau terjadi korosi, maka bisa dipastikan baterai tersebut memiliki kondisi yang kurang baik," ujarnya
Cara kedua dengan memutar baterai. Teknik satu ini tidak asing lagi bagi para pengguna smartphone. Untuk melihat kondisi baterai, bisa melepas baterai dan memutarnya di permukaan yang rata. Jika baterai bisa berputar dengan lancar, berarti kondisi baterai kurang baik. Namun sebaliknya jika baterai sulit berputar, maka kondisi baterai masih dalam keadaan baik.
Ketika secara fisik atau kasat mata, Anda masih ragu, bisa memilih cara analisa daya tahan baterai. Caranya dengan melihat indikator baterai. Apabila indikator baterai masih menunjukkan angka yang cukup banyak namun dalam waktu yang singkat tiba-tiba smartphone mati, berarti kondisi baterai smartphone Anda kurang bagus.
Langkah terakhir, bisa dengan menggunakan tools atau aplikasi. Baik yang terinstal di komputer maupun dalam perangkat smartphone. "Tetapi yang terakhir ini terkendala waktu, sebab membutuhkan waktu untuk proses instal. Namun demi keamanan, bisa jadi akternatif terakhir," tandasnya. (ley/han)