Ciptakan Baterai Ditekuk

MALANG POST - Segmen wearable, termasuk juga ponsel bakal semakin menyodorkan desain yang menarik ke depannya. Karena Samsung disebut telah mampu menciptakan baterai yang bisa fleksibel alias bisa ditekuk-tekuk.
Dengan kelebihan ini artinya produsen wearable gadget atau ponsel jadi bisa lebih bebas mendesain perangkat buatannya. Bukan tak mungkin desain-desain nyeleneh bakal hadir ke depannya karena tak lagi dibatasi oleh baterai konvensional yang kaku.
Tapi pada awalnya Samsung kelihatan lebih mengincar segmen wearable gadget dulu. Jadi ada dua baterai fleksibel yang telah dipamerkan Samsung. Yang pertama bentuknya memanjang seperti tali strap smartwatch atau smartband, dengan bentuk yang fleksibel pula alias bisa ditekuk-tekuk ala tali strap sungguhan.
Tebal baterai fleksibel ini hanya 0,3 mm. Kalau akhirnya benar-benar digunakan, konsumen bisa tak menyadari kalau sebenarnya tali strap wearable gadget yang digunakannya adalah juga sebuah baterai. Samsung menamai baterai fleksibel ini dengan sebutan Stripe. Karena sangat tipis Stripe memang lebih cocok ditanamkan di wearable gadget seperti smartband.
Baterai yang kedua dinamai Band. Bentuknya sama dengan Stripe namun dengan ukuran yang lebih tebal. Band diyakini paling cocok digunakan untuk smartwatch karena desainnya yang plek-plek seperti tali strap.Ukuran Band yang tebal juga disebut Samsung mampu memberikan ketahanan daya yang 50% lebih lama bagi penggunanya.
Namun sejauh ini baik Stripe maupun Band masih dalam tahap prototipe. Jadi belum ketahuan kapan kedua baterai fleksibel akan mulai dipasarkan secara massal. (dtc/feb)