Gabungkan Chrome dan Android Jadi OS Baru

Sebagai raksasa internet dunia, Google tak hanya memiliki mesin pencari saja, namun juga sistem operasi yang ternama. Ya, Google saat ini memiliki Chrome OS yang ditujukan untuk perangkat laptop dan Android yang khusus ditujukan untuk perangkat mobile smartphone atau tablet.
Kedua sistem operasi tersebut memang berada di pasar yang berbeda dan keduanya juga memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Menurut berita baru-baru ini, perusahaan yang berbasis di Mountaint View, California, Amerika Serikat itu berencana memadukan Chrome OS dan Android menjadi menjadi satu sistem operasi yang baru.
Berita penggabungan kedua sistem operasi ini pertama kali dilaporkan oleh Wall Street Journal beberapa saat lalu, dan berita tersebut telah dikonfirmasi oleh raksasa mesin pencari itu. Menurut laporan dari WJS, gabungan kedua sistem operasi tersebut kabarnya akan mulai rilis produk awalnya pada tahun depan, dan akan dirilis secara keseluruhan pada 2017 mendatang.
Penggabungan kedua OS ini bukan tanpa alasan, Google ingin OS Android dapat berjalan baik di perangkat laptop. Sedangkan Chrome OS sendiri merupakan sistem operasi yang kurang diminati, terutama di luar Amerika Serikat. Dengan menggabungkan Chrome OS dengan Android, maka pengguna Chrome OS nantinya akan mendapat akses ke Google Play Store. Google Play Store sendiri adalah rumah bagi jutaan aplikasi dan game OS Android.
Intinya, tujuan dari penggabungan kedua sistem operasi ini adalah, agar nantinya OS terbaru tersebut akan dapat berjalan dengan baik di lintas perangkat, meliputi smartphone, tablet, laptop, dan perangkat lainnya.
Sepertinya Google ingin mengikuti langkah Microsoft dengan Windows 10-nya. Sistem operasi terbaru Microsoft tersebut dibangun menerapkan OS universal, dimana OS akan berjalan baik pada lintas perangkat, mulai dari PC, laptop, tablet, smartphone, hingga konsol game.(brt/han)