Windroid, Kawinkan OS Windows dan Android

MALANG – Berbagai cara dilakukan produsen gadget untuk bisa bersaing dengan produsen lain dalam menggaet pasar. Salah satunya dengan memberikan diferensiasi produk agar tampil beda, seperti yang dilakukan oleh Axioo. Dua sistem operasi yang kini beredar di pasaran, dilebur dalam satu perangkat dengan nama OS Windroid.
“Sistem operasi Windroid dari Axioo ini perpaduan antara Windows dan Android. Saat ini masih pertama dengan dua sistem operasi yang memiliki keunggulan berbeda,” ujar Head Store Calosa Malang, Andre Agassi.
Dia mengatakan, Windows sebagai sistem operasi besutan Microsoft unggul sebagai perangkat komputasi desktop. Sedangkan Android merupakan platform mobile milik Google yang terpopuler saat ini.  “Windroid ini unik karena menyatukan kebutuhan bekerja dan bermain. Pasti customer sangat antusias terhadap Windroid,” beber dia kepada Malang Post.
Salah satu seri yang kini telah meluncur di pasar gadget Malang, yakni Windroid 9. Gadget modis dan berperforma tinggi,P dengan prosesor Quad Core yang memiliki kecepatan 1,8 GHz. Tablet pintar ini dikemas dengan paket sistem operasi Windows 8 original dan OS android Kitkat.
 Dia menuturkan, pilihan untuk berganti sistem operasi mudah untuk dilakukan. Pengguna dapat memilihnya sewaktu power on dinyalakan. “Opsinya akan tampil kurang dari 10 detik menanyakan sistem operasi mana yang akan dipilih untuk menggunakan tablet tersebut. Secara default pengguna otomatis menuju OS Windows,” papar dia panjang lebar.
Andre menerangkan, Axioo membenamkan memori internal dengan kapasitas 2 GB, sehingga membuat performa tablet terasa kencang. Sementara itu pada memori penyimpanan, Axioo Windroid 9G mendukung internal storage 32 GB dan dukungan memori eksternal dengan kapasitas maksimal MicroSD 64 GB.
Sementara itu untuk desain eksterior, Axioo Windroid 9G  dirancang ringkas dan berbobot sehingga mendukung mobilitas pengguna. Dengan berat total hanya sekitar 720 gram (dengan keyboard dock), atau 434 gram (tanpa keyboard dock), Windroid 9G sangat ringan dan nyaman untuk dibawa. “Dimensinya yang kecil memudahkan untuk dibawa tanpa memakan tempat,” tegasnya.
Nilai lebih perangkat dengan bandrol Rp 2,899 juta ini terdapat keyboard dock pada tablet, yang memudahkan untuk mengetik. Ukurannya yang mungil, serasa memakai netbook. Keyboard dan layar terkoneksi menggunakan magnetic connector yang cukup kuat.
“Hal ini membuat pengguna dapat memasang dan melepas dock keyboard sangat mudah tanpa harus membuka pengunci atau pengait lainnya. Koneksi magnetic merupakan teknologi baru yang digunakan untuk tablet hybrid seperti Windroid,” imbuh dia.
Andre menerangkan, jika ingin bermain game, mengakses jejaring sosial atau memainkan game dengan mode tablet, pengguna tinggal melepas keyboard. Layar pada Axioo Windroid 9G berukuran 8.9 inch dan resolusi 1280 x 800 pixel. Untuk konektivitas, menawarkan koneksi yang cukup lengkap. Tersedia bluetooh, USB OTG, koneksi melalui jaringan Wi-Fi dan juga koneksi 3G sehingga pengguna tidak tergantung dengan Wi-Fi. (ley/aim)