Happening Art Kenalkan Broadband

MALANG – Penyedia layanan broadband internet dan TV kabel, MyRepublic terus mengintesifkan pengenalan produknya. Pengenalan brand yang dulu bernama Innovate ini, salah satunya dengan menggelar happening art, touring berkeliling kota dengan atribut khas MyRepublic.
“Kami coba memaksimalkan pengenalan produk, dengan mengadakan happening art. Menggunakan atribut dan seragam khas berwarna ungu, seperti sepeda dan t-shirt,” ujar GM Marketing and Communication MyRepublic, Winnie Sularto, kemarin.
Menurut dia, di beberapa titik, rombongan akan berhenti dan membentangkan spanduk. Warga yang melintas dan tertarik, akan mendapatkan penawaran produk. “Acara ini untuk memperkuat awareness di Malang terhadap MyRepublic,” beber dia kepada Malang Post.
Dia menyebutkan, dengan teknologi fiber optic, MyRepublic memberikan layanan internet ke rumah customer dengan kecepatan terbaik dan tingkat kestabilan optimal. Kecepatannya antara 10 Mbps hingga 300 Mbps, sehingga aktivitas download data dan upload sangat lancar. Begitu pula streaming dan menonton saluran TV kabel.
Menurutnya, MyRepublic memiliki paket dengan harga mulai dari Rp 199 ribu per bulan dengan tayangan hiburan mencapai 77 saluran lokal dan mancanegara yang berkualitas. Kabel TV Internaktif ditawarkan dengan harga mulai Rp 160 ribu per bulan. “Saat ini, MyRepublic akan memberikan diskon bagi pelanggan yang mengambil dua layanan sekaligus. Layanan internet dan TV kabel,” paparnya.
Dia menambahkan, broadband yang memiliki kantor bisnis di Ruko Griya Shanta itu meluncurkan pula layanan internet dengan kecepatan 100 Mbps dengan harga Rp 299 ribu per bulan. Harga itu, dipastikan yang terbaik di Indonesia.
Sejatinya, MyRepublic bukan pendatang baru di Malang. Bisnis ini sudah ada sejak awal tahun ini, dan di Kota Malang dahulu bernama Innovate. Pergantian nama ini baru dilaunching di Malang awal Agustus 2015, dan ternyata langsung mendapat tanggapan baik dari masyarakat. Hal ini terlihat dengan perolehan 1.200 pelanggan, dan daya jangkauan hingga 4.600 titik. Angka ini diperkirakan terus bertambah dengan hadirnya progam penjualan yang baru ini. (ley/udi)