Gandeng Erajaya, Patungan Perusahaan Baru

Perusahaan telekomunikasi Indosat Ooredoo dan peritel produk telekomunikasi Erajaya membentuk perusahaan patungan, Selasa (24/11), yang akan memperluas jaringan gerai layanan purna jual dengan nama Indosat Ooredoo.
Dalam usaha patungan ini, Indosat Ooredoo bakal menyediakan layanan purna jual telekomunikasi, sementara Erajaya dapat menjual perangkat telekomunikasi untuk konsumen.
Direktur Utama dan CEO Indosat Alexander Rusli mengatakan, gerai yang dibangun bersama Erajaya ini akan dijadikan tempat untuk membundel layanan. Indosat dengan ponsel pintar yang dibeli dari Erajaya. "Kami tidak melakukan inventori handset, kami hanya memberi layanan Indosat. Di gerai ini konsumen bisa dapat semua kebutuhan komunikasi, termasuk nanti tukar tambah," kata Alexander dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (24/11).
Komposisi saham di perusahaan patungan antara Indosat Ooredoo dan Erajaya ini adalah 50:50. Perusahaan akan mengusung nama PT Satera Manajemen Indonesia.
Menurut rencana, pembangunan gerai Indosat Ooredoo bersama Erajaya ini akan dimulai pada 2016 dengan menargetkan pembangunan 40 sampai 60 gerai hingga akhir tahun depan.
"Investasi setiap gerai diprediksi Rp 1 miliar dari Erajaya," kata Jeremy Sim selaku CEO Retail Erajaya Grup. Sementara Indosat akan memberikan layanan.
Gerai-gerai yang akan dibangun nanti, bisa jadi merupakan gerai baru, dan bisa pula merupakan gerai Indosat yang lama juga toko retail Erajaya yang direnovasi dan diperbarui menjadi Indosat Ooredoo. Pembangunan ditargetkan bakal dilakukan di Pulau Jawa dan berikutnya mengincar luar Pulau Jawa.(cnn/han)