Lebih Suka Tonton Video Berdurasi Panjang

SEHARI-HARI: Masyarakat Indonesia mengganti peran TV lewat layar gadget mereka.

Konsumen Indonesia
Seiring berkembangnya ekosistem digital, masyarakat yang melek teknologi sangat menyadari manfaat perangkat mobile untuk mendukung aktivitas, salah satunya 'mengganti' peran TV untuk menonton secara online.
Perusahaan konsultan Accenture yang salah satu fokusnya bergerak pada bidang teknologi, melakukan riset ke sebanyak 1.000 responden di Indonesia mengenai perkembangan dunia digital yang mereka terapkan sehari-hari.
Terkumpul sebanyak 31 persen responden usia 24 sampai 54 tahun memiliki lebih dari satu perangkat pribadi yang terdiri dari ponsel pintar, tablet, dan laptop atau komputer desktop. Dari situ terungkap, ada sebanyak 47 persen masyarakat yang hobi menonton TV mengaku menggunakan perangkat mobile mereka seperti ponsel pintar atau tablet untuk menonton.
"59 persen masyarakat Indonesia mengaku doyan menonton konten video durasi panjang di internet menggunakan gadget mereka," ungkap Managing Director, Communication, Media and Technology Lead Accenture Indonesia Wong Tjin Tak kepada sejumlah awak media di kantor Accenture, Jakarta Pusat.
Menurut Wong, angka tersebut cukup menunjukkan perkembangan signifikan terhadap dunia digital karena infrastruktur Indonesia terbilang masih agak lamban dibanding negara maju lain seperti Korea Selatan, Singapura, Jepang, hingga Amerika Serikat.
Kemudian sekitar 65 persen responden menyatakan mereka menonton konten video durasi panjang melalui media sosial dan 66 persennya mengaku sering menonton konten klip video di internet.

Tak hanya itu, sebagai tambahan ada sebanyak 88 persen responden mengaku memanfaatkan ponsel pintar dan perangkat pintar lainnya untuk menikmati konten berita secara rutin sehari-hari, di mana 96 persennya mereka mengatakan mendapat informasi berita dari jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter. (cnn/han)