Siapkan Penerus Priv di 2016

Ponsel Android Kedua BlackBerry Mungkin Hadir di 2016 BlackBerry Priv yang berbasis sistem operasi Android telah dijual sejak Oktober 2015. Sang CEO, John Chen mengungkap perusahaan kemungkinan akan merilis ponsel Android berikutnya pada 2016.
Dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg, Chen membeberkan soal kemungkinan peluncuran ponsel BlackBerry berbasis Android penerus Priv pada tahun depan, apabila Priv sendiri menggapai kesuksesan. Chen mengatakan, BlackBerry akan melanjutkan fokus pada perangkat high-end dan juga kemungkinan akan mempertimbangkan peluncuran ponsel untuk kelas menengah di 2016.
Saat ini, perusahaan asal Kanada itu tengah berupaya melebarkan cakupan wilayah demi penjualan Priv, yakni sekitar 31 pasar dalam kurun waktu tiga bulan. BlackBerry memilih Kanada, Amerika Serikat, Jerman dan Inggris, sebagai negara pertama penjualan Priv.
Dalam laporan pendapatan BlackBerry di triwulan terakhir, Chen mengklaim Priv yang dibandrol USD 699 atau setara Rp 9,6 juta ini laris manis pada 30 hari pertama penjualan. Meski Chen tidak menyebutkan angka kasarnya, perusahaan mengungkapkan sebanyak 700 ribu unit Priv dijual selama kuartal ketiga kemarin.
Beberapa waktu lalu, situs CrackBerry mempublikasikan sejumlah bocoran gambar dari BlackBerry Vienna yang diyakini sebagai kode nama ponsel Android keduanya ini.  Berbeda dengan Priv, Vienna tidak mengusung papan ketik atau keyboard model slide, tapi menampilkannya langsung di bodi depan seperti BlackBerry -malah terlihat seperti BlackBerry Q5 dengan layar memanjang- pada umumnya.
Dari gambar yang sudah terkuak, ada empat varian BlackBerry Vienna yaitu perak, biru tua, hitam keabuan, dan merah. Belum ada spesifikasi lengkap dan harga, namun di bagian belakang bodi ada kamera lengkap dengan flash, lalu kamera depan dan tombol navigasi tepat di bawah layar ponsel.
Kemudian tombol pengatur volume suara berada di bagian samping kanan bodi dan tombol power ada di sebelah kiri.
Meski mengklaim sudah menjual 700 ribu BlacBerry Priv, namun angka tersebut disebut belum menyentuh angka yang ditargetkan BlackBerry. Karena itu ada kabar Chen akan akan memangkas harga yang dinilai masih terlalu mahal.
Pada saat konferensi pers yang diikuti rilis laporan pendapatan, Chen membuat komentar yang cukup mengejutkan dan tentunya menyenangkan bagi para konsumen. Saat menanggapi pertanyaan yang diajukan dari analis RBC Capital Market Paul Treiber, tentang harga dan margin yang diharapkan dari BlackBerry Priv selama siklus ketersediaannya, Chen lalu memberikan respon yang menunjukkan adanya pemotongan harga untuk perangkat Android pertama dari BlackBerry itu.
Bahkan Bos BlackBerry itu memberikan bocoran waktu kapan BlackBerry Priv akan mendapatkan potongan harga pada tahun mendatang. Menurut respon dari Chen, Priv mulai dipangkas harga pada ajang Mobile World Congress (MWC) di Barcelona, sedangkan ajang itu sendiri akan diselenggarakan mulai 22 hingga 25 Februari 2016.
Ajang MWC sendiri biasanya dimanfaatkan oleh para vendor atau perusahaan teknologi untuk memperkenalkan produk-produk terbaru mereka. Salah satu yang akan muncul pada ajang tersebut adalah Samsung Galaxy S7 yang akan menjadi flagship penerus perusahaan asal Korea Selatan itu.(dtc/cnn/brt/han)