Indosat Ooredoo Donasi Rp 100 Juta untuk KBS

SURABAYA – Indosat Ooredoo melalui kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) memberikan donasi kepada PD Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PDTS KBS) senilai Rp 100 juta yang akan digunakan untuk mengadopsi dua ekor satwa beruang madu dan bantuan pengembangan infrastruktur yang ada di Kebun Binatang Surabaya, Jawa Timur.
Indosat Ooredoo bersama PDTS KBS mengadakan kerjasama Program Adopsi Satwa yang merupakan bentuk program Sahabat dalam pemeliharaan satwa. Program Adopsi Satwa secara berkesinambungan akan memberikan satwa pakan dengan standar nutrisi yang terjaga, akses kepada perawatan medis, dan kesejahteraan yang berlandaskan kaidah-kaidah konservasi.
“Kami bangga bisa turut serta dalam upaya pelestarian satwa langka bekerjasama dengan Kebun Binatang Surabaya. Harapannya dengan kondisi satwa dan fasilitas yang baik, pengunjung akan semakin tertarik untuk berwisata edukasi satwa ke Kebun Binatang Surabaya,” kata Wasis Sulaiman, Head of Region East Java Bali Nusra Indosat Ooredoo.
Indosat Ooredoo juga mempersembahkan aplikasi "Surabaya Zoo" yang sudah diserahterimakan kepada KBS pertengahan Juni lalu. Aplikasi ini bertujuan untuk mendukung smart city di Surabaya melalui Kebun Binatang Surabaya Go Digital.
Aplikasi mobile edutainment ini berisi berbagai informasi KBS yang disajikan secara menarik, mudah, interaktif dan menyenangkan. Informasi yang disajikan antara lain informasi binatang, info jadwal atraksi binatang, peta digital area kebun binatang, games interaktif, serta berbagai fasilitas yang ada di area kebun binatang. Nantinya akan disediakan juga menu donasi bagi pelanggan untuk bersama-sama mendukung pemeliharaan dan pelestarian satwa-satwa di KBS.
 “Surabaya Zoo Apps akan memudahkan pengunjung mengenal lebih dekat satwa-satwa yang ada di Kebun Binatang Surabaya dan memudahkan pengunjung yang berekreasi di kebun binatang yang menjadi ikon Surabaya ini,” tambah Wasis.
Kebun Binatang Surabaya (KBS) adalah ikon Kota Surabaya sebagai lembaga konservasi flora dan fauna. KBS melakukan upaya perawatan dan pengembangbiakan terhadap jenis satwa yang dipelihara berdasarkan etika dan kaidah kesejahteraan satwa sebagai sarana perlindungan dan pelestarian jenis. KBS sering dimanfaatkan sebagai sarana pendidikan, penelitian, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta sarana rekreasi yang sehat di atas lahan seluas 15,3 hektar dengan koleksi berjumlah 202 spesies dari total dua ribuan satwa. Banyak satwa di Kebun Binatang Surabaya yang dilindungi oleh Peraturan Konservasi Republik Indonesia karena berada dalam status berbahaya dan terancam punah, baik itu dilindungi secara Regional maupun Internasional
Pjs. Direktur Utama Kebun Binatang Surabaya, Aschta Nita Boestani Tajudin menyambut baik donasi ini. ”Kami berterima kasih kepada Indosat Ooredoo sebagai perusahaan telekomunikasi yang peduli terhadap satwa. Semoga adopsi satwa beruang madu ini menjadi inspirasi perusahaan lain untuk berkontribusi nyata bersama-sama memelihara satwa yang keberadaannya kini terancam punah,” katanya.

Beruang madu adalah satwa khas provinsi Bengkulu. Spesies beruang ini adalah spesies yang di lindungi dan merupakan satwa langka karena sudah mendekati kepunahannya. Beruang madu merupakan salah satu spesies yang masuk ke daftar Red Data List dengan status Vulnerable (Rentan) berdasarkan Daftar Merah IUCN atau dikenal juga dengan Red Data List. Kebun Binatang Surabaya memiliki 15 ekor beruang madu yang dikonservasi.(*/han)