Kaspersky Amankan Data UKM

JAKARTA - Ancaman cyber semakin meningkat, dan tidak hanya mengincar usaha besar tapi juga Usaha Kecil Menengah (UKM). Kaspersky, sebagai perusahaan keamanan, meluncurkan solusi terbaru untuk membantu UKM mengurangi resiko keamanan.
Kaspersky meluncurkan solusi manajemen keamanan cyber terbaru yakni versi kedua Kaspersky Small Office Security (KSOS 2). Solusi ini bisa dimanfaatkan untuk UKM, tanpa harus merogoh kocek lebih, terlebih bila harus menyewa staf  IT khusus.
"Solusi ini sangat user firendly, tanpa perlu staf IT khusus dan kompatibel dengan sistem operasi windows XP, Vista, dan windows 7," ujar Business Development Manager Kaspersky Lab, Dony Koesmandarin, di Intercontinental MidPlaza, Jakarta, Kamis (4/10/) kemarin.
Diungkapkan Doni, ada beberapa pembaharuan yang diterapkan pada KSOS 2 dibandingkan versi pertamanya. "Kalau versi yang pertama tidak ada central management dan pasword manager-nya. Selain itu, juga ada banyak perbedaan teknologi lainnya," jelasnya.
KSOS 2 hadir dengan serangkaian kemampuan untuk melindungi data, seperti menambah perlindungan server, back-up, enkripsi, kebijakan penggunaan internet, dan manajemen password untuk UKM.
Enkripsi, menurut Dony, merupakan salah satu fitur penting karena bisa menjaga kerahasiaan data perusahaan. KSOS 2 memiliki sistem enkripsi, artinya seluruh informasi rahasia perusahaan bisa dienkripsi menggunakan algoritam rumit untuk melindungi data. "Sehingga jika dienkripsi, data akan lebih aman jika dikirm melalui email," tutur Dony.
Password Manager merupakan salah satu fitur yang bisa membantu pengguna menjaga identitas digitalnya. "Password Manager bisa membantu pengguna mengingat berbagai passwordnya. Jadi jika anda lupa 10 password, maka cukup menggunakan password manager untuk bisa mengaksesnya kembali," jelas SEA Channel Sales Director Kaspersky Lab, Jimmy Fong.
KSOS 2 memiliki 3 jenis paket lisensi, yang terdiri dari linsensi untuk 5 pengguna (Rp1,8 juta), lisensi untuk 5 pengguna + lisensi 1 file server (Rp2,4 juta), dan lisensi 10 pengguna + lisensi 1 file server (Rp3,3 juta). Biaya lisensi tersebut untuk penggunaan selama satu tahun.
"Di tahun berikutnya harga lisensi tidak akan sama, akan lebih murah. KSOS 2 maksimal digunakan untuk 10 pengguna atau PC, kalau lebih dari itu kami sarankan menggunakan solusi untuk enterprise," pungkas Dony. (oke/nda)