'Masterpiece' Game Bola

JAKARTA- FIFA 13 dan Pro Evolution Soccer (PES) 2013 boleh saja sudah berseteru di ranah konsol game. Namun tidak demikian, untuk versi perangkat mobile. Di versi yang lebih mini ini, Electronics Art (EA) sudah lebih dahulu 'kick off' di iDevice ketimbang Konami. Pengguna iOS sudah bisa memainkan Lionel Messi dkk di FIFA 13 ke dalam iPhone atau iPod Touch. Perubahan tentu saja ditawarkan oleh EA di versi FIFA 13 ini. Namun seimpresif apakah perubahan tersebut?  Dengan mendapatkan lisensi Fifapro tentu saja membuat FIFA 13 berhak untuk menggunakan logo, kostum, stadion dan nama pemain di bawah naungan organisasi sepak bola dunia tersebut.
Seperti sebelumnya, pemain lebih banyak pilihan dalam memilih tim yang diinginkan karena di FIFA 13 ini termasuk 30 liga -- mulai dari liga Korea hingga Inggris Premierships, 500 lisensi tim/klub, dan lebih dari 15.000 pemain. Soal grafis tentu saja di FIFA 13 membuat bintang-bintang sepakbola dunia seperti Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, Carlos Teves atau Wayne Rooney begitu mirip dengan wajah aslinya. Tapi jangan kecewa bila bintang pujaan Anda 'kok tidak semirip aslinya'. Tak hanya kemiripan secara fisik, gaya permainan di FIFA 13 juga semakin natural. Beberapa kali gocekan yang dilakukan antara Messi dan Ronaldo, misalnya, berbeda satu sama lainnya.
Pemain yang mengandalkan kekuataan fisik seperti Rooney dan Teves pun juga terlihat seperti beneran saat mengejar bola. Soal tombol navigasi sebetulnya tidak ada perubahan yang berarti, kecuali ada tambahan tombol baru yakni 'Call 2nd Def' yang berfungsi menjaga satu lawan dengan dua pemain bergantian. Selain itu tombol lainnya adalah, 'Skill Move', melalui tombol ini player bisa bermain-main dalam menggocek bola dan menunjukkan skil saat melewati lawan. Pemain bisa mengkombinasikan gerakan seperti berputar 360 derajat, mencungkil tendangan ataupun melakukan gerakan tipu. Tinggal bagaimana saja mengkombinasikannya.
Tombol menggerakkan pemain masih ditaruh di sebelah kiri layar. Dengan ukuran layar yang kecil, harus pintar-pintar memang antara menggiring bola, mengoper atau langsung menembakkan ke arah gawang. Sayangnya, yang agak kurang mengasyikkan adalah tombol mengoper atau men-shoot dalam posisi bola mati alias freekick. Kalau tidak pas kekuatan tendangan bisa lemah atau malah kekencangan. Bila pemain baru pertama kali memainkan game sepakbola keluaraan EA ini, tidak perlu khawatir lagi merasa salah. Sebabnya, sebelum kick off dimulai, akan ada adegan tips untuk bermain. Intinya kesulitan dan kemudahan saling seimbang di FIFA 13 kali ini. (dk/mar)