Ulang Sukses, Mito Jagokan Ponsel Flip

MALANG – Mito Mobile boleh berbangga diri dengan menanjaknya penjualan salah satu produk barunya, yakni seri hape jam tangan S500 yang laris manis di pasaran. Ingin mengulang kesuksesan, vendor lokal yang memakai artis seksi Olla Ramlan sebagai brand ambassador itu meluncurkan Mito 585 dengan bodi flip.
Staf pengelola Mito Tiga Putra, Nur Hayati mengungkapkan, ponsel ini mengusung desain candy bar dan cukup ergonomic ketika dipegang. “Bentuknya flip tapi tetap tipis, sehingga pengguna cukup nyaman ketika menggunakan Mito 585,” terang wanita yang akrab disapa Haya kepada Malang Post.
Ponsel ini semakin terlihat elegan karena bagian bodi flip atasnya transparan. Mito Mobile juga mengangkat layar full touchscreen berukuran 3 inci untuk memudahkan pengoperasian ponsel berbanderol sekitar Rp 375 ribuan itu. Dengan bentuk yang cukup elegan yang membalut layar bertipe WQVGA, Haya yakin ponsel ini menarik minat user.
“Mito 585 dibalut warna yang menawan. Pilihan warnanya juga cukup variatif, mulai dari biru hingga merah,” tandas Haya. Hanya saja, kurang lengkap rasanya bila ponsel ini hanya mengandalkan bodi dan tampilan saja. Mito juga menyematkan pemutar FM radio untuk menghibur user dengan siaran stasiun radio lokal Malang.
Ada pula pemutar mp3 yang menambah kenikmatan musikal bagi user. Pemutar mp3 ini disokong oleh memori eksternal yang bisa diekspansi hingga 32 gigabit. Praktis, user tak perlu khawatir bakal kehabisan kapasitas storage untuk menyimpan file-file musik favoritnya dalam Mito 585.
Untuk hiburan video, ponsel ini telah disokong mp4 player. “Karena layarnya cukup mumpuni, gambar videonya jadi terbantu,” ujar Haya. Wanita ramah ini melanjutkan, dengan kamera berstandar 1,3 megapiksel, user bisa mengabadikan momen pribadi dalam memori eksternal microSD.
Layaknya ponsel lokal lain, Mito juga mengusung jaringan dual on GSM untuk seri 585 ini. Pengguna bisa menggunakan dua nomor GSM sekaligus dalam satu nomor ponsel. Mito memberikan ruang jelajah dunia maya bagi pengguna lewat koneksi internet berbasis GPRS. “Tentu menghabiskan pulsa standar operator,” pungkas Haya. (fin/nda)