BB 10 Dev Alpha Intip Malang di Akhir Tahun

MALANG – Setelah sempat diramaikan kabar kedatangan PlayBook 2 BlackBerry, pasar teknologi Malang kembali panas dengan rumor masuknya BlackBerry 10 Dev Alpha di Indonesia. Usai menggelar acara BB 10 Jam World Tour di Jakarta, Research In Motion (RIM) juga akan menggelar BB 10 Mini Jam di enam kota. Promotor BlackBerry Malang, Iven Agatha menerangkan, Malang termasuk dalam rangkaian Mini Jam BlackBerry 10.
“Rangkaiannya Bandung, Semarang, Yogyakarta, Malang dan Bali, baru ditutup di Depok,” ungkap Iven kepada Malang Post kemarin.
Dalam Mini Jam BB 10 itu, akan ada sesi sharing dan workshop dari tim RIM Developer Relation mengenai pengembangan aplikasi BB 10. Acara ini akan menarik para developer yang ingin tahu tentang BB 10 Dev beserta segala opsi pengembangan aplikasi berbasis C++ native, Qt, HTML5, Adobe AIR, bahkan Java Android. Rencananya, acara tersebut akan digelar di Malang memasuki akhir tahun, Desember 2012 nanti.
“Sampai sekarang belum tahu kepastiannya, tapi sekitar akhir tahun,” tambahnya.
Sementara itu, dari data yang dihimpun Malang Post, BlackBerry 10 Dev Alpha menawarkan spesifikasi yang lebih tinggi dari semua BB yang pernah diperkenalkan kepada publik, kecuali BB Porsche tentunya.
BB 10 Dev Alpha mengusung keypad qwerty dengan layar touchscreen kapasitif. Dengan ukuran 4,2 inci, layar bertipe LCD telah disokong teknologi High Definition. Resolusi layarnya mencapai 1280 x 768 piksel. Kerja layar ini bakal disokong memori internal berukuran 16 gigabit.
Kinerja pemrosesan datanya juga lebih mumpuni, karena didorong RAM berukuran 1 gigabit. Belum lagi, ada slot microSD untuk mengembangkan kapasitas memori eksternalnya. Tampaknya BB 10 Dev Alpha akan memakai microSIM, seperti yang dipakai oleh Xperia S, smartphone besutan Sony Mobile.
Bergerak pada quad band HSPA, gadget ini disokong microUSB dan 3,5 inci headphone jack. Tetapi, keunggulan utama yang membuat pecinta BB penasaran adalah penggunaan perdana BB 10 Developer OS. Sistem operasi ini sangat dinantikan oleh masyarakat teknologi Malang. “Ada banyak keunggulan, tapi kita tunggu saja Desember,” pungkasnya.(fin/nda)