RIM: Aplikasi BB Lebih Menguntungkan

Jakarta - Produsen BlackBerry, Research In Motion, mengklaim pembuatan aplikasi di BlackBerry jauh lebih murah dan mudah, serta jauh lebih menguntungkan dibandingkan penjualan aplikasi iOS di Apps Store milik Apple. Demikian dikatakan oleh Didiet Noor, BlackBerry Developer Evangelist RIM Indonesia yang ditemui di sela acara Hackaton BlackBerry Jamhack 2012, di Mercantile, Jakarta.
"Menurut survei, menjual aplikasi di BB 4 persen lebih menguntungkan dari iOS," katanya di tengah acara coding 40 jam nonstop tersebut yang berlangsung sejak Jumat malam.
Ia juga menambahkan, membuat aplikasi di BlackBerry jauh lebih murah dan mudah dalam hal software development kit (SDK) ketimbang platform lain. "Menurut pengakuan developer, kekuataan BBM itu sangat kuat. Buktinya ketika aplikasinya terviral di status BBM, yang men-download aplikasinya melonjak 25 persen," kata Didiet.
Tak heran, Joham Kremer, Head of Alliance Business Dev RIM for South East Asia, mengatakan RIM akan memberikan semakin banyak lagi cara untuk menghubungkan aplikasi dengan BlackBerry. Terlebih dengan akan hadirnya platform BlackBerry 10 di kuartal pertama 2013 nanti, menurut Kremer, akan ada perubahan masif yang ditawarkan BlackBerry di toko aplikasinya, App World.
"Akan ada antarmuka yang jauh lebih menarik. Selain itu jumlah pengguna BlackBerry di Indonesia termasuk yang paling tinggi di Asia Pasifik," pungkasnya.
Kremer sendiri sengaja mendatangi acara BlackBerry Jamhack di Jakarta demi mengawal pencarian "killer apps made in Indonesia" untuk BB10. Hingga berita ini diturunkan, kompetisi coding 40 jam nonstop masih terus berlangsung sejak pukul 00.00 tadi malam hingga Minggu pukul 12.00 siang. (dtc/nda)