Pasarkan Lumia 920, Nokia Belum Gandeng Operator

Jakarta - Nokia sepertinya masih meramu strategi sebelum resmi memasarkan dua handset Windows Phone 8 jagoannya, Lumia 920 dan 820. Termasuk untuk menimbang kemungkinan, apakah bakal mengusung produk bundling dengan operator atau tidak?
Martin Chirotarrab, President Direktur Nokia Indonesia mengatakan, pihaknya selalu membuka pintu lebar-lebar untuk berkolaborasi dengan berbagai partner di Indonesia. Termasuk untuk memastikan produk andalannya dapat tampil lebih menarik dengan paket layanan voice, SMS, dan data dari operator.
"Kami sangat yakin jika konsumer di Indonesia akan menyukai apa yang kami miliki untuk mereka. Sehingga mereka akan mengatakan, 'ini saatnya untuk hijrah ke Lumia'," lanjut Martin.
Pria asal Argentina ini pun pede fitur dan kemampuan Lumia 920 dan 820 dapat bersaing dengan para kompetitornya. Bahkan diklaim selangkah lebih maju.
"Ya, inilah saatnya untuk berganti (perangkat). Kami akan mengumumkan soal harga dan penawaran yang kami berikan (untuk Lumia 920 dan 820) secepatnya," imbuh Martin.
Sayang, Nokia enggan mengungkap lebih jauh soal kemungkinan rencana bundling Windows Phone 8 Lumia dengan operator di Indonesia.
"Untuk saat ini yang bisa saya sampaikan adalah Nokia tengah mempersiapkan penawaran yang lengkap untuk konsumen di Indonesia. Kamti memiliki tim lokal dan terus melakukan riset untuk mengerti apa yang relevan untuk Indonesia," pungkasnya.
Seperti diketahui, di Amerika Serikat, AT&T menjual Lumia 920 dengan dua pilihan harga. Yakni USD 99 untuk paket kontrak dua tahun dan USD 449,99 atau sekitar Rp 4,3 juta tanpa kontrak. Sementara Lumia 820 'dibanderol' cuma USD 50 alias tak sampai Rp 500 ribuan. Sama, ada kontrak layanan selama dua tahun di belakangnya. (dtc/nda)