Game berbasis mobile app

MALANG – Game berbasis mobile app memang semakin laris di pasar aplikasi berbagai platform. Satu diantaranya adalah Asphalt 7 Heat, versi lanjutan dari game mobile Asphalt yang laris di pasaran. Dibuat pada tahun 2012, Gameloft, developer Asphalt 7 Heat masih mengusung model gameplay seperti seri Asphalt sebelumnya.
Bisa didownload dari platform iOS milik Apple Inc dan Android, Asphalt 7 Heat masih bercerita tentang pembalap yang harus menyelesaikan area balap dengan background berbagai daerah di penjuru dunia. Asphalt 7 Heat tetap mengusung gameplay berbasis arcade racing video game.
Untuk menjalankan game, pemain diminta menyentuh bagian samping layar untuk menyetir, atau menggerakkan device ke kanan dan ke kiri. Untuk yang satu ini, tampaknya dibutuhkan smartphone yang juga dilengkapi dengan fitur gravity sensor, sehingga ponsel biasa tak akan bisa memainkan seri ini. Kecuali, ada pilihan navigasi klasik empat arah yang masih banyak ditemui di hape-hape lawas. Namun demikian, sekarang sudah eranya ponsel layar sentuh dan berbasis gravity sensor, sehingga para developer game, termasuk Gameloft harus menyesuaikan dengan jenis ponsel seperti ini.
Asphalt 7 Heat sendiri menawarkan mode multiplayer, tapi membutuhkan pemain online lain dengan bantuan jaringan WiFi dan Bluetooth. Kebutuhan jaringan internet ini sedikit banyak membatasi keterlibatan antar pemain. Tapi, kebanyakan user memang lebih suka memainkan Asphalt 7 Heat secara solo atau sendirian.
Track balapan yang harus dilalui pemain masih banyak berasal dari area milik Asphalt 6 Adrenaline. Meskipun, ada penambahan track balapan baru, seperti Cape Town Afrika Selatan, Monte Carlo Monaco, Hong Kong hingga Detroit. Game ini sendiri menawarkan sensasi mengendarai sekitar 64 mobil yang dibagi menjadi tujuh kelas yang berbeda.
Situs game IGN memberi skor 8 dari 10 untuk Asphalt 7 Heat, sementara Slide To Play memberi nilai 3 dari 4.(fin/nda)