Apple Bayar Rp 200 Miliar untuk Jam Swiss

JAM berkualitas buatan Swiss memang tidak murah. Tanya saja Apple kalau tak percaya. Untuk dapat lisensi desain jam dari stasiun kereta api Swiss saja Apple harus membayar USD 21 juta atau sekitar Rp 200 miliar.
Dalam laporan AFP yang dikutip dari Cnet, Minggu (11/11), Apple setuju untuk membayar lisensi pada Schweizerische Bundesbahnen (SBB), operator kereta api federal Swiss yang memiliki hak atas desain jam tersebut.
Seperti diketahui, desain yang digunakan di semua stasiun kereta api Swiss ini ada dalam update iOS 6. Adalah Hans Hilfiker, yang menciptakan desain khas tersebut pada 1944.
Desain sederhana ini lantas menjadi simbol atau ikon nasional Swiss setelah mendapatkan penghargaan dari Museum of Modern Art di New York dan London Design Museum. Jam ini juga dilisensikan Mondaine, perusahaan jam tangan Swiss.
Sebelumnya, Patricia Claivaz selaku juru bicara SBB telah mengatakan pihaknya tidak berniat meminta uang atas pelanggaran hak cipta yang dilakukan Apple. SBB malah merasa bangga desain mereka dicontek Apple.
"Kami justru bangga mengetahui merek sebesar Apple menggunakan desain kami," ujarnya kala itu.
Namun setelah kasus ini mencuat, Apple akhirnya mau mengeluarkan biaya untuk membayar lisensi. Kesepakatan yang terjadi antara keduanya sebulan lalu itu sempat dirahasiakan sebelum akhirnya bocor juga dalam sebuah makalah dari Swiss. (dtc/fia)