Bos Windows Mengundurkan Diri

Presiden Unit Windows, Steven Sinofsky, mengundurkan diri dari Microsoft. Pengunduran diri Sinofsky dilakukan setelah perusahaan perangkat lunak ini meluncurkan sistem operasi terbarunya, Windows 8 dan tablet besutannya, Surface, pada akhir bulan lalu.
Sumber yang dikutip laman allthingsd, Selasa 13 November 2012, mengatakan Sinofsky ke luar karena terjadi ketegangan antara dirinya dengan eksekutif lainnya. Sinofsky dikenal sebagai orang yang berbakat. Namun para petinggi perusahaan melihatnya lain. Tipe Sinofsky dipandang sebagai orang yang tidak dibutuhkan oleh perusahaan. Pengunduran diri Sinofsky ini disamakan dengan yang pernah dilakukan oleh Scott Forstall yang ke luar dari Apple. Saat itu, Forstall menjabat sebagai Kepala iOS.
Namun, secara resmi, Microsoft mengatakan pengunduran diri Sinofsky ini merupakan keputusan bersama dari kedua belah pihak. Untuk selanjutnya, Microsoft akan melimpahkan tugas yang selama ini diemban Sinofsky kepada dua wakilnya, Julie Larson-Green dan Tami Reller.
Julie Larson-Green akan mengepalai sisi teknik Windows, sementara Reller yang selama ini menjadi kepala pemasaran dan unit CFO, akan bertanggung jawab untuk bidang bisnis Windows. Keduanya akan memberikan setiap laporan kepada CEO Microsoft, Steve Ballmer.
Sinofsky memegang kendali Windows sejak 2006. Sebelumnya dia telah lama berkarir di unit Office. Dia membantu memulihkan aturan dan disiplin sistem operasi sesuai dengan boondoggle dari Windows Vista. Dia memimpin pengembangan Windows 7, sebelum meluncurkan Windows 8.
Dalam sebuah siaran pers, Ballmer memuji karya Sinofosky. Dalam rilis itu juga, Balmer mengatakan perlu, "Siklus pengembangan yang lebih terintegrasi dan pengembangan yang lebih cepat untuk layanan kami."
Balmer mengucapkan terima kasih untuk Sinofsky yang telah lama memberikan kontribusinya kepada Microsoft. "Produk dan layanan kami telah dikirim ke pasar beberapa bulan terakhir, menandai peluncuran sebuah era baru di Microsoft," tambah Ballmer.
Ballmer menyebut perusahaannya selama ini telah membangun pondasi yang luar biasa dengan mengeluarkan sejumlah produk seperti Microsoft Office, Windows 8, Windows Phone 8, Microsoft Surface, Windows Server 2012, dan 'Halo 4'. "Untuk meneruskan sukses ini, diperlukan keselarasan dari semua tim Microsoft dan memiliki rangkaian yang lebih terintegrasi dan pengembangan yang lebih cepat untuk pelayanan kami," kata Ballmer.
Sementara itu, Sinofsky juga memberikan pujiannya untuk  Microsoft. "Tidak mungkin menghitung penghargaan yang saya terima selama bergabung dengan Microsoft selama bertahun-tahun," kata dia. (vvn/nda)