Lebih Komplit, Nokia Asha 309 Favorit

MALANG- Nokia Asha 308 dan Nokia Asha 309 ibarat dua ponsel kembar. Diluncurkan bersamaan, keduanya memiliki fitur yang tak jauh berbeda. Nokia sendiri mengklasifikasikan Asha 308 dan Asha 309 dalam ponsel kelas low-end. Harganya di bawah Rp 1 juta. “Untuk Asha 309 dibanderol Rp 975 ribu,” terang front liner Sega Malang Plaza, Wawan Setyawan.
Satu hal yang tak dimiliki Asha 309 adalah kemampuan dual sim card slot seperti dimiliki Asha 308. Meski tidak dibekali slot ganda, ponsel ini didukung fitur SWAP SIM. Artinya, pengguna bisa melepas dan memasukkan sim card tanpa harus mematikan atau melepas baterai, sehingga lebih cepat dan bisa langsung digunakan sesuai keperluan.
Dengan kemampuan SWAP SIM, pengguna bisa menyesuaikan sendiri kebutuhan tarif paket yang ditawarkan oleh berbagai operator seluler. Apalagim di Indonesia saat ini ada beragam operator seluler besar yang memiliki paket penawaran menarik bagi konsumen. “Keuntungan itulah yang bisa dipertimbangkan oleh para pengguna Asha 309 yang sewaktu-waktu bisa mengganti sim card nya,” lanjut Wawan kepada Malang Post.
Hal lain yang menjadi kelebihan Asha 309 dan membedakannya dengan Asha 308 adalah Wi-Fi Network. Meski memiliki dual sim card slot, Asha 308 tidak didukung fitur yang satu ini. Pengguna tentu bisa memanfaatkan kelebihan tersebut di berbagai spot yang dilengkapi jaringan Wi-Fi, sehingga boleh dikata Asha 309 cukup menunjang kebutuhan internet pemakainya.
Nokia sendiri mendesain Asha 309 sebagai ponsel yang tahan lama dalam hal kemampuan baterai. Dalam keadaan standby, gadget yang satu ini bisa bertahan selama 42 hari. Sebagai dapur pacunya, Asha 309 menggunakan prosesor dengan clock speed 800 MHz. Meski menyasar kelas low-end, Nokia sudah mempersenjatai Asha 309 dengan kamera 2 MP. Kapasitas penyimpanannya sebesar 20 MB. Dalam paket penuualannya disertakan kartu microSD kapasitas 2 GB. “Memori eksternalnya bisa diupgrade hingga 32 GB,” imbuh Wawan.
Secara tampilan sendiri, Asha 309 terbilang cukup menggoda. Desainnya elegan berlayar sentuh berukuran 3 inch dengan resolusi WQVGA. Nokia bahkan mempromosikan Asha 309 dengan istilah ‘dunia di ujung jari’. Karena dengan layar sentuh akurat dan super halusnya, pengguna seolah hanya butuh satu sentuhan untuk mengoperasikan Asha 309. (tom/nda)