Ke UB, Smartfren Kupas Teknologi Rev

MALANG- Rangkaian roadshow lima kota Smartfren digelar di Aula Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (UB) kemarin. Tema yang dikupas adalah tentang tren data EV-DO yang mengupas teknologi Rev B di Malang.
Menurut Head of RNOM, Gede Dede Wiryana, Malang adalah kota ke empat dalam gelaran roadshow ini. Dan kota kelima adalah Surabaya yang akan dipusatkan di ITS. ”Roadshow ini berupaya untuk mendekatkan user agar lebih faham teknologi yang mereka pakai,” ungkapnya.
Diakuinya Kota Malang termasuk pengguna teknologi Evolution Data Only/ Evolution Data Optimized (EV-DO) yang tinggi. Tidak hanya kalangan mahasiswa saja, bahkan dari siswa SD pun sudah memerlukan transfer data.
”Kami juga mengedukasi para penjual agar bisa menjelaskan keunggulan produk ini,” bebernya.
Smartfren adalah perusahaan telekomunikasi yang menyediakan layanan akses Internet dengan penggunaan EV-DO Rev.B fase 2. Smartfren meluncurkan teknologi terbaru di telekomunikasi CDMA yakni EV-DO Rev. B fase 2 yang mampu menghantarkan data hingga 14,7Mbps untuk download dan 5,4Mbps untuk upload.Teknologi ini melanjutkan tipe sebelumnya, EV-DO Rev. B fase pertama yang kecepatan download maksimalnya 9,3Mbps dan upload hingga 5,4Mbps.
Dengan kecepatan 14.7Mbps, teknologi EV-DO Rev. B fase 2 setara dengan teknologi GSM 3.5G.
Namun teknologi di CDMA ini memiliki koneksi khusus untuk komunikasi data, yang terpisah dari koneksi untuk komunikasi suara sehingga jika terjadi peningkatan traffic di salah satu layanan tidak akan mengangggu dari layanan komunikasi lainnya. ”Kota Malang termasuk di antara tiga kota yang sudah bisa memanfaatkan layanan advance selain Surabaya dan Denpasar,” bebernya.
Smartfren merupakan operator pertama yang menggunakan teknologi EVDO Rev.B fase kedua ini. Penggunaan EVDO Rev.B fase kedua ini amat mendukung kerja para profesional dan untuk kegiatan bisnis, seperti mengirim data dengan cepat, serta berkomunikasi melalui video conference tanpa terputus. Talkshow kemarin menghadirkan tim data produk, Ryo Rido dan narasumber dari Tabloid Sinyal.(oci/eno)